Galian C Ilegal di Taliabu Rugikan Warga, DPRD Minta Polisi Bertindak Tegas

- Wartawan

Kamis, 22 Mei 2025 - 04:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PULAU TALIABU — HabarIndonesia. Aktivitas penambangan galian C ilegal di wilayah Dusun Salengah, Kabupaten Pulau Taliabu, semakin meresahkan warga. Bukan hanya merusak lingkungan, tapi juga menyebabkan banjir tahunan akibat saluran drainase yang tersumbat material pasir dari lokasi tambang.

Setiap musim hujan tiba, pemukiman warga Dusun Salengah nyaris tak luput dari genangan air.

Warga waraga dengan inisial L, menyebut, tumpukan material galian C menutup aliran air dan memperparah banjir yang melanda pemukiman mereka.

“Kami sudah sering mengeluh, tapi tidak pernah direspons pemerintah,” ungkap L, salah satu warga dengan nada kecewa.

Masyarakat menyuarakan kekecewaan atas sikap pemerintah daerah dan kontraktor.

Mereka menilai, keuntungan proyek lebih diprioritaskan ketimbang keselamatan dan kenyamanan warga.

“Pemerintah senang karena dapat uang, kami malah jadi korban banjir tiap tahun,” keluh wamuna, warga lainnya.

Desakan pun datang agar DPRD dan aparat penegak hukum turun tangan. Warga menuntut penindakan terhadap kontraktor dan pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan penambangan ilegal tersebut.

Mereka mencurigai ada permainan tersembunyi di balik pembiaran tambang ini.

“Jangan-jangan ada udang di balik batu,” kata L, dengan nada penuh curiga.

Ketua Komisi III DPRD Pulau Taliabu, Budiman L Mayabubun, secara tegas menyatakan bahwa seluruh aktivitas tambang galian C di wilayah itu tidak memiliki izin resmi. Ia meminta aparat kepolisian segera bertindak tegas.

“Semua tambang galian C di Pulau Taliabu itu ilegal,” tegas politisi PDIP ini.

Menurut Budiman, Komisi III bahkan telah menggelar pertemuan dengan Dinas ESDM Provinsi Maluku Utara.

Hasilnya, Dinas mengakui bahwa tidak ada satu pun aktivitas tambang galian C di Taliabu yang mengantongi izin usaha resmi.

“Ini masalah serius yang harus ditindak,” lanjutnya.

Komisi III DPRD dalam waktu dekat akan mengagendakan kunjungan ke Polres Pulau Taliabu untuk membahas langkah hukum terhadap tambang ilegal ini. Namun, kunjungan itu masih tertunda karena kegiatan DPRD di luar daerah.

“Kami akan segera agendakan pertemuan dengan Kapolres,” tambah Budiman.

Lebih parahnya, seorang wartawan berinisial S mengaku mendapat intimidasi dari oknum kontraktor karena memberitakan aktivitas tambang ilegal tersebut.

Di kantor polisi, kontraktor bahkan mengeluarkan kata-kata ancaman yang menimbulkan kecurigaan adanya bekingan kuat di balik aktivitas tambang ini.

Meski akhirnya kontraktor meminta maaf secara terbuka di hadapan beberapa wartawan, insiden ini menambah catatan kelam dalam penanganan kasus galian C ilegal di Pulau Taliabu.

Warga berharap pemerintah dan aparat penegak hukum tidak lagi tutup mata dan segera bertindak menyelamatkan lingkungan serta keselamatan warga dari ancaman tambang ilegal.

(Aldi Soamole)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:57 WIT

Peringati Hari Santri 2026, Wabup Helmi Ajak Santri Halsel Unggul dalam Ilmu dan Akhlak

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:24 WIT

Gubernur Sherly Apresiasi Kreativitas Pelajar, Gerak Jalan Indah Warnai HUT ke-27 Malut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:05 WIT

Dari Reformasi 1998 ke Neurosains, Taruna Ikrar Membaca Masa Depan Kepemimpinan di Unram

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:13 WIT

BKD Malut Umumkan 30 Peserta Lolos Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026/2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:07 WIT

Tiga Gelar Juara Antar Halteng Jadi Tuan Rumah Olimpiade Matematika Gasing Nasional 2026

Selasa, 29 September 2026 - 20:53 WIT

Wagub Malut Soroti Keterlambatan SRT 1 Halut, Progres Baru Capai 91 Persen

Kamis, 24 September 2026 - 23:15 WIT

Pendidikan Malut Didorong Naik Kelas, Kemendikdasmen Fokus Perkuat SMK dan Literasi Siswa

Kamis, 24 September 2026 - 22:55 WIT

Gubernur Sherly, Anggaran Miliaran Harus Berbuah Sekolah Layak dan Prestasi Siswa

Berita Terbaru