Ratusan Mahasiswa Menggelar Aksi Demonstrasi Bertemakan Indonesia Gelap Di Jakarta.

- Wartawan

Selasa, 18 Februari 2025 - 13:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Habarindonesia. Ratusan Mahasiswa melakukan Demonstrasi di beberapa titik di Jakarta, Senin 17/2/2025. Di sekitar patung kuda, Jakarta Pusat, para mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Mereka antara lain, berasal dari kampus Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, IPB University, dan UPN Veteran Jakarta.

Berdasarkan keterangan resmi BEM SI, aksi Indonesia Gelap, merespons adanya pemangkasan anggaran pendidikan akibat kebijakan efisiensi anggaran. Efisiensi dinilai tidak sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Anggaran pendidikan yang layak ialah hal penting untuk memastikan seluruh rakyat mendapatkan akses pendidikan murah dan layak. Pendidikan adalah hak fundamental setiap warga negara. Pemangkasan anggaran pendidikan hanya akan memperdalam ketimpangan akses pendidikan dan memperburuk kualitasnya,” kata Koordinator BEM SI Kerakyatan 2025, Satria dalam keterangannya, dikutip Selasa 18/2/2025.

aksi Indonesia Gelap juga menuntut evaluasi total pemerintahan Prabowo-Gibran. Evaluasi ini khususnya terhadap kebijakan-kebijakan dalam 100 hari kerja Prabowo-Gibran yang dinilai tidak berpihak kepada Rakyat.

Diantara efisiensi yang mengakibatkan pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai instansi, Makan (Bergizi) Gratis, Menuntut Presiden mencabut Inpres no 1 tahun 2025 yang merugikan rakyat, Transparansi status pembangunan, Tolak revisi UU Minerba, Tolak dwifungsi TNI, Tangkap dan adili Jokowi, Sahkan RUU Perampasan aset.

Dalam demo bertema Indonesia Gelap yang berpusat di sekitar patung kuda, Jakarta Pusat, dikerahkan 1.623 personal polisi untuk melakukan pengamanan. Saat para mahasiswa menggelar demonstrasi area di jalan Medan Merdeka Barat yang berlokasi di dekat Istana Negara ditutup dengan beton. Hal itu dilakukan untuk menghalangi massa aksi.

(Jain)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:57 WIT

Peringati Hari Santri 2026, Wabup Helmi Ajak Santri Halsel Unggul dalam Ilmu dan Akhlak

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:24 WIT

Gubernur Sherly Apresiasi Kreativitas Pelajar, Gerak Jalan Indah Warnai HUT ke-27 Malut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:05 WIT

Dari Reformasi 1998 ke Neurosains, Taruna Ikrar Membaca Masa Depan Kepemimpinan di Unram

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:13 WIT

BKD Malut Umumkan 30 Peserta Lolos Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026/2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:07 WIT

Tiga Gelar Juara Antar Halteng Jadi Tuan Rumah Olimpiade Matematika Gasing Nasional 2026

Selasa, 29 September 2026 - 20:53 WIT

Wagub Malut Soroti Keterlambatan SRT 1 Halut, Progres Baru Capai 91 Persen

Kamis, 24 September 2026 - 23:15 WIT

Pendidikan Malut Didorong Naik Kelas, Kemendikdasmen Fokus Perkuat SMK dan Literasi Siswa

Kamis, 24 September 2026 - 22:55 WIT

Gubernur Sherly, Anggaran Miliaran Harus Berbuah Sekolah Layak dan Prestasi Siswa

Berita Terbaru