PAD Halsel Ditargetkan Naik Rp31,5 Miliar dalam APBD Perubahan 2026

- Wartawan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-18, ke-19, dan ke-20 Masa Persidangan III Tahun 2026 DPRD Halmahera Selatan, Jumat (7/8/2026). Dok. Istimewa.

Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-18, ke-19, dan ke-20 Masa Persidangan III Tahun 2026 DPRD Halmahera Selatan, Jumat (7/8/2026). Dok. Istimewa.

HALSEL, HabarIndonesia.id – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat Rp31,5 miliar dalam Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026. Target PAD naik dari Rp269,156 miliar menjadi Rp300,656 miliar.

Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, menyampaikan hal tersebut dalam rapat paripurna DPRD Halmahera Selatan, Jumat (7/8/2026). Menurut Helmi, perubahan KUA-PPAS tidak sekadar merupakan penyesuaian administrasi anggaran, tetapi langkah strategis untuk memastikan APBD tetap mampu merespons dinamika ekonomi, perubahan kebijakan pemerintah pusat, dan kebutuhan masyarakat.

“Perubahan ini merupakan ikhtiar pemerintah agar APBD tetap efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Helmi.

Kenaikan target PAD tersebut akan ditopang oleh optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah. Pemerintah daerah juga memperhitungkan meningkatnya aktivitas investasi PT Harita Group dan PT Wanatiara Persada serta penguatan tata kelola pendapatan daerah untuk menutup potensi kebocoran.

Namun, di tengah upaya meningkatkan pendapatan daerah, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menurunkan proyeksi Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara sebesar Rp31,5 miliar.

Penyesuaian tersebut dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian fiskal karena belum adanya kepastian penyaluran DBH hingga akhir tahun anggaran.

Selain itu, pemerintah daerah memperoleh tambahan insentif sebesar Rp1 miliar dari pemerintah pusat sebagai penghargaan atas keberhasilan daerah dalam mengembangkan skema pembiayaan inovatif (creative financing).

Dari sisi belanja, APBD Perubahan 2026 diusulkan meningkat dari Rp1,722 triliun menjadi Rp1,741 triliun atau bertambah sekitar Rp18,6 miliar. Tambahan anggaran itu diarahkan untuk pembayaran gaji PPPK tahap II, penyelesaian program prioritas, serta penguatan sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan pelayanan publik.

Pemerintah daerah juga memanfaatkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp29,877 miliar untuk memperkuat pembiayaan APBD Perubahan 2026. Dana tersebut bersumber dari BLUD, Dana Kapitasi JKN, BOK, DAK Fisik, DAU spesifik pendidikan, hingga sisa anggaran THR guru.

Helmi mengajak DPRD Halmahera Selatan membahas dokumen perubahan KUA-PPAS secara cepat, objektif, dan konstruktif agar APBD Perubahan 2026 dapat segera ditetapkan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi fondasi utama menghadirkan APBD yang sehat, produktif, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat Halmahera Selatan,” tegas Helmi.

(Ian/Ed: Riff)

Berita Terkait

Bupati Bassam Perkuat Kerangka Regulasi Halsel Lewat Lima Ranperda Tahun 2027
Bupati Bassam, Dakwah Harus Hadir di Tengah Persoalan KDRT dan Kekerasan Anak
Hadiri Sinkronisasi Listrik desa ESDM, Sekda Haltim Dorong Percepatan Pemerataan Listrik di Pedesaan
Pelantikan IKT Haltim 2026–2030, Sultan Tidore dan Bupati Ubaid Yakub Tekankan Persatuan
Sekda Samsuddin Tegaskan OPD Wajib Perbaiki Renkas dan Percepat Serapan Anggaran
Pelayanan Kesehatan Tanpa Pungli, Bupati Bassam Minta Nakes Halsel Jaga Integritas
DPRD dan Gubernur Sherly Sepakati Arah APBD 2027, Empat Program Jadi Prioritas
DPRD dan Pemprov Malut Sepakati Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Capai Rp3,659 Triliun

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 23:49 WIT

Bupati Bassam Perkuat Kerangka Regulasi Halsel Lewat Lima Ranperda Tahun 2027

Kamis, 24 September 2026 - 19:14 WIT

Hadiri Sinkronisasi Listrik desa ESDM, Sekda Haltim Dorong Percepatan Pemerataan Listrik di Pedesaan

Kamis, 24 September 2026 - 14:22 WIT

Pelantikan IKT Haltim 2026–2030, Sultan Tidore dan Bupati Ubaid Yakub Tekankan Persatuan

Rabu, 23 September 2026 - 23:02 WIT

Sekda Samsuddin Tegaskan OPD Wajib Perbaiki Renkas dan Percepat Serapan Anggaran

Rabu, 23 September 2026 - 22:43 WIT

Pelayanan Kesehatan Tanpa Pungli, Bupati Bassam Minta Nakes Halsel Jaga Integritas

Selasa, 22 September 2026 - 22:29 WIT

DPRD dan Gubernur Sherly Sepakati Arah APBD 2027, Empat Program Jadi Prioritas

Selasa, 22 September 2026 - 21:47 WIT

DPRD dan Pemprov Malut Sepakati Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Capai Rp3,659 Triliun

Selasa, 22 September 2026 - 21:24 WIT

Kemarau Panjang Jadi Ancaman Serius, Bassam Ajak Warga Halsel Berdoa dan Cegah Kebakaran

Berita Terbaru