SOFIFI, HabarIndonesia.id – Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, menegaskan Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah memutus mata rantai kemiskinan melalui penyediaan akses pendidikan berasrama secara gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Penegasan itu disampaikan saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Maluku Utara. Senin, 03/08/26.
Dalam kunjungan tersebut, Sarbin didampingi Plt Kepala Dinas Sosial, Kepala Sentra Wasana Bahagia, dan Penjabat Kepala Sekolah Rakyat.
Ia meninjau aktivitas belajar mengajar, berdialog dengan guru dan siswa, serta memeriksa kondisi asrama, ruang kelas, kantin, hingga kelengkapan fasilitas penunjang pendidikan.
Menurut Sarbin, pemerintah daerah ingin memastikan program Sekolah Rakyat berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan.
“Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan yang lebih luas. Pemerintah daerah ingin memastikan program ini benar-benar berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga meminta seluruh fasilitas yang telah disediakan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses belajar mengajar. “Fasilitas sekolah ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.
Penjabat Kepala Sekolah Rakyat, Nurhasni Ibrahim, mengatakan para peserta didik di Sekolah Rakyat dipersiapkan menjadi generasi yang berkarakter, mandiri, dan memiliki daya saing melalui sistem pendidikan berasrama yang didukung fasilitas memadai.
“Semua siswa Sekolah Rakyat adalah anak hebat. Dengan dukungan fasilitas yang memadai serta sistem pendidikan berasrama, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, dan memiliki daya saing,” ujar Nurhasni.
Salah seorang siswa, Nadira Sahrun (14), asal Kabupaten Halmahera Barat, mengaku terbantu dengan keberadaan Sekolah Rakyat karena dapat mengurangi beban ekonomi orang tuanya.
“Itu sangat membantu, karena saya bisa meringankan beban orang tua,” katanya.
Menurut Sarbin, Program Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin melalui sistem pendidikan berasrama tanpa biaya.
Di Maluku Utara, lanjut dia, pemerintah daerah menyatakan akan terus mendukung pelaksanaannya sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. (*)














