Sekolah Rakyat Bukan Sekadar Sekolah, Wagub Sarbin, Ini Investasi Memutus Rantai Kemiskinan

- Wartawan

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOFIFI, HabarIndonesia.id – Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, menegaskan Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah memutus mata rantai kemiskinan melalui penyediaan akses pendidikan berasrama secara gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Penegasan itu disampaikan saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Maluku Utara. Senin, 03/08/26.

Dalam kunjungan tersebut, Sarbin didampingi Plt Kepala Dinas Sosial, Kepala Sentra Wasana Bahagia, dan Penjabat Kepala Sekolah Rakyat.

Ia meninjau aktivitas belajar mengajar, berdialog dengan guru dan siswa, serta memeriksa kondisi asrama, ruang kelas, kantin, hingga kelengkapan fasilitas penunjang pendidikan.

Menurut Sarbin, pemerintah daerah ingin memastikan program Sekolah Rakyat berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan.

“Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan yang lebih luas. Pemerintah daerah ingin memastikan program ini benar-benar berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga meminta seluruh fasilitas yang telah disediakan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses belajar mengajar. “Fasilitas sekolah ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Penjabat Kepala Sekolah Rakyat, Nurhasni Ibrahim, mengatakan para peserta didik di Sekolah Rakyat dipersiapkan menjadi generasi yang berkarakter, mandiri, dan memiliki daya saing melalui sistem pendidikan berasrama yang didukung fasilitas memadai.

“Semua siswa Sekolah Rakyat adalah anak hebat. Dengan dukungan fasilitas yang memadai serta sistem pendidikan berasrama, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, dan memiliki daya saing,” ujar Nurhasni.

Salah seorang siswa, Nadira Sahrun (14), asal Kabupaten Halmahera Barat, mengaku terbantu dengan keberadaan Sekolah Rakyat karena dapat mengurangi beban ekonomi orang tuanya.

“Itu sangat membantu, karena saya bisa meringankan beban orang tua,” katanya.

Menurut Sarbin, Program Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin melalui sistem pendidikan berasrama tanpa biaya.

Di Maluku Utara, lanjut dia, pemerintah daerah menyatakan akan terus mendukung pelaksanaannya sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. (*)

Berita Terkait

Pemuda Tauro Ici Gelar Maulid Nabi, Perkuat Persaudaraan dan Kerukunan Antarumat Beragama
Bedah Tiga Buku Pemikiran Nasaruddin Umar Warnai Dies Natalis ke-60 IAIN Ternate
UMMU Siap Jadi Tuan Rumah MUNAS FPIP-PTM dan Seminar Internasional
Semarak HUT RI ke-81, MTs Negeri 1 Pulau Morotai Gelar Panggung Ekspresi dan Lomba Tradisional
STTAR Ternate dan GSI Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Tujuh Lomba
Hasby Yusuf Salurkan Al-Qur’an dan Iqra ke TPQ Nurul Imam di Kao
GP Ansor Maluku Utara Gelar ANSOR GOES TO SCHOOL, Dorong Pelajar Berani Berkarya
Hasby Yusuf Salurkan Al-Qur’an, Iqra dan Sound System untuk TPQ Hubbuddin Kalumata

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru