Dari FGD ke Pusat, NasDem Malut Serius Perjuangkan 4 Kursi DPR RI

- Wartawan

Rabu, 8 April 2026 - 08:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE — HabarIndonesia.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi Maluku Utara menggelar forum group discussion (FGD) pada Senin malam (7/4/2026) di kantor DPW NasDem Malut.

Kegiatan ini mengusung tema “Tuntutan Tambahan Alokasi Kursi DPR RI Daerah Pemilihan Maluku Utara” sebagai upaya mendorong penambahan kursi DPR RI dari tiga menjadi empat kursi.

Ketua DPW Partai NasDem Maluku Utara, Husni Bopeng, dalam arahannya menyampaikan bahwa gagasan penambahan kursi DPR RI dilatarbelakangi oleh luas wilayah Maluku Utara yang dinilai belum sebanding dengan jumlah perwakilan di tingkat pusat.

“Kalau kita melihat daerah yang begitu besar lalu hanya diurus tiga orang, maka penambahan kursi DPR RI menjadi kebutuhan,” ujarnya.

Husni menegaskan bahwa usulan tersebut mengacu pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 80/PUU-XX/2022, yang menekankan pentingnya penataan kembali daerah pemilihan agar lebih seimbang dan rasional sesuai jumlah penduduk, sehingga alokasi kursi menjadi lebih proporsional.

Ia berharap FGD ini mampu menghasilkan rumusan dan argumentasi yang kuat untuk diajukan ke pemerintah pusat.

“Semoga diskusi ini menghasilkan kesepakatan yang bisa diusulkan ke pusat. Ini peluang bagi Maluku Utara untuk memperjuangkan penambahan kursi dengan argumentasi yang konstitusional,” tambahnya.

Senada dengan itu, Koordinator Wilayah Partai NasDem Maluku Utara, Helmi Umar Muksin, menyampaikan bahwa wacana penambahan kursi DPR RI juga relevan dengan rencana revisi Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017.

Menurutnya, prinsip kesetaraan nilai suara (one person, one vote, one value) harus menjadi dasar dalam penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi, yang dihitung berdasarkan jumlah penduduk.

“KPU wajib melakukan penataan dapil setiap kali terjadi perubahan jumlah penduduk yang signifikan atau pemekaran daerah,” jelasnya.

Helmi menambahkan bahwa usulan penambahan kursi tidak hanya mempertimbangkan aspek kependudukan, tetapi juga faktor geografis wilayah Maluku Utara yang luas dan terdiri dari banyak pulau.

“Adanya daerah pemilihan baru di beberapa wilayah seperti Papua juga memerlukan penyesuaian alokasi kursi DPR RI. Ini menjadi kesempatan bagi Maluku Utara untuk mengusulkan penambahan kursi,” pungkasnya.

Informasi yang dihimpun oleh media HabarIndonesia.id menyebutkan bahwa FGD tersebut dipandu oleh Sekretaris DPW Partai NasDem Maluku Utara, Abd. Rahim Odeyani, serta dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Bappilu NasDem Maluku Utara, Muhlis Tapitapi.

Untuk dari kalangan Penyelenggara, anggota KPU Malut Reni Banjar, anggota Bawaslu Malut Rusly Saraha, tokoh partai politik seperti Hamid Usman dan Abdurrahim Fabanyo, serta kalangan akademisi, di antaranya Dr. Aziz Hakim dan Dr. Aziz Hasyim.

Husni juga berharap, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat posisi Maluku Utara dalam memperjuangkan representasi politik yang lebih adil di tingkat nasional.

(Ala/red)

Berita Terkait

Bawa Aspirasi Pendidikan dan Kesehatan, DPRD Ternate Temui Komite III DPD RI
Hasby Yusuf Salurkan Bantuan Al-Qur’an, Iqra dan Sarung untuk Warga Desa Goro-Goro
DPRD Halsel Bongkar Polemik Kusu Island Resort, Pengelola Bakal Dipanggil
Zulkifli Hasan Lantik Pengurus PAN Maluku Utara, Kasman Instruksikan Kader Kerja Politik Ekstra
KPU Halsel dan Pemda Teken NPHD Non-Tahapan Pemilihan 2026 Senilai Rp264,488 Juta
ADD Desember 2025 di Morotai Belum Cair, Kepala BKAD Belum Beri Penjelasan
Program Jumat Berkah Hasby Yusuf Hadirkan Kebahagiaan, Ratusan Jamaah Terima Paket Makanan
Muksin Thalib Diduga Belum Penuhi Syarat Pencalonan Ketua Kadin Malut
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIT

Harlah Ke-81 Kejaksaan RI, Burhanuddin Tekankan Soliditas dan Integritas Insan Adhyaksa

Rabu, 2 September 2026 - 14:00 WIT

Kepala BPOM Taruna Ikrar, Indonesia Harus Jadi Pemain Utama, Bukan Sekadar Pasar Industri Probiotik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:19 WIT

Taruna Ikrar, BPOM Kolaborasi Jadi Kunci Indonesia Menjadi Pusat Terapi Maju di Asia

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:41 WIT

HUT ke-81 RI di BPJN Malut, Kementerian PU Tekankan Pembangunan yang Bersih dan Efisien

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:40 WIT

Usai Swasembada Pangan, Zulhas, Pemerintah Alihkan Fokus Bangun 2.000 Kampung Nelayan

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:44 WIT

Program Jumat Berkah Hasby Yusuf Hadirkan Kebahagiaan, Ratusan Jamaah Terima Paket Makanan

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:47 WIT

Sherly Sambut Pengukuhan ABPEDNAS, Energi Baru untuk Pembangunan Desa di Maluku Utara

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:05 WIT

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Program MBG Rp Triliunan, Yayasan hingga Pengadaan Disorot Kejagung

Berita Terbaru