Rapimpurda KNPI Halsel Dinilai Gagal, GPM Peringatkan Musyda Terancam Cacat Prosedur

- Wartawan

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 15:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL – HabarIndonesia.id. Tahapan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimpurda) yang digelar sebagai bagian dari proses menuju Musyawarah Daerah (Musyda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halmahera Selatan menuai kritik tajam. Agenda yang semestinya menjadi ruang strategis justru dinilai berjalan setengah hati.

Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Halmahera Selatan menyoroti absennya keputusan penting, terutama soal penetapan Pengurus Kecamatan (PK). Padahal, agenda itu disebut sebagai pondasi sahnya pelaksanaan Musyda.

Ketua DPC GPM Halsel, Harmain Rusli, menegaskan bahwa pengabaian penetapan PK bisa berakibat serius bagi jalannya Musyda.

“Rapimpurda semestinya menjadi forum yang strategis untuk menyelesaikan persoalan teknis, terutama penetapan PK. Namun faktanya, hal itu justru terabaikan. Jika kondisi ini dibiarkan, Musyda berpotensi batal atau setidaknya cacat prosedur,” katanya, Sabtu 30 Agustus.

Menurut Harmain, penetapan PK bukan sekadar formalitas administratif. Ia menyebutnya sebagai dasar legalitas peserta Musyda. Tanpa kejelasan PK, sulit memastikan Musyda berjalan sesuai mekanisme organisasi.

“Tanpa kejelasan PK, sulit memastikan Musyda berjalan sesuai mekanisme organisasi. Ini bisa menimbulkan konflik baru di internal KNPI Halsel,” tambahnya.

Ia juga mengatakan, Desakan juga diarahkan kepada panitia pelaksana maupun Steering Committee Musyda agar segera memperbaiki tahapan yang dianggap bermasalah.

Harmain menilai kelemahan Rapimpurda kali ini menjadi bukti bahwa Karateker KNPI DPD II Kabupaten Halmahera Selatan gagal menjalankan peran dengan baik.

“Kami berharap ada sikap tegas dari panitia, agar Musyda tidak menjadi ajang formalitas belaka. Dan Karateker KNPI DPD II Kabupaten Halmahera Selatan dianggap gagal menyelenggarakan pelaksanaan Musyawarah Daerah. Kalau tahapan dasar saja diabaikan, bagaimana bisa kita bicara tentang hasil Musyda yang sah dan berkualitas,” tegasnya.

Bagi Harmain, masalah ini bukan sekadar soal teknis organisasi, melainkan juga menyangkut legitimasi kepemimpinan pemuda di Halmahera Selatan. Musyda seharusnya menjadi momentum konsolidasi, bukan sumber perpecahan.

Lanjut Harmain, Sorotan publik terhadap proses Rapimpurda menegaskan kembali satu hal. Demokrasi organisasi pemuda hanya bisa berjalan sehat bila setiap tahapan dijalankan secara terbuka dan sesuai mekanisme. Tanpa itu, hasil Musyda akan selalu dipertanyakan.

(Opal)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:42 WIT

Sasar 4 Kafe di Bacan, Polres Halsel Temukan Satu Hasil Tes Urine Awal Positif MOP

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:44 WIT

Hingga September 2026, Imigrasi Catat 17.597 Tindakan Administratif, Perkuat Pengawasan Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:26 WIT

ISI-PELITA Resmi Diluncurkan, LPKA Kelas II Ternate Perluas Akses Literasi dan Pendidikan Anak Binaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:01 WIT

Imigrasi Indonesia Lampaui Target PNBP 2026, Realisasi Capai Rp8,68 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:42 WIT

Somasi Direksi Perumda Ake Gaale, Kuasa Hukum Abdullah Bandang Tuntut Pembayaran Penghargaan Masa Jabatan

Berita Terbaru