Sekda Haltim Diduga Terlibat Kasus Suap Terkait Revisi Tata Ruang

- Wartawan

Selasa, 21 Januari 2025 - 16:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haltim-Habarindonesia. Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Sekda Haltim), Ricky Caherul Richfat, diduga terlibat dalam praktik suap yang melibatkan PT. Forward Matrix Indonesia (FMI) terkait revisi dokumen tata ruang di wilayah tersebut. Dugaan suap ini mencuat setelah beredarnya foto yang menyeret nama Ricky sebagai salah satu pihak yang terlibat dalam pengurusan perubahan Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang dianggap mencurigakan.

Foto yang beredar luas pada Sabtu (21/01/2025) menunjukkan Ricky memberikan instruksi kepada bawahannya yang berinisial A untuk menemui utusan perusahaan di sebuah hotel di Kota Ternate. Setelah pertemuan, keduanya tampak berfoto bersama sambil memegang dokumen rekomendasi Tata Ruang. Tak hanya itu, di atas meja juga terlihat sejumlah uang pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000 serta cek, yang mengindikasikan adanya transaksi yang mencurigakan.

Lebih lanjut, terdapat pula sebuah tas yang diduga berisi uang dengan total sekitar Rp 2 miliar. Keberadaan uang dan cek ini semakin memperkuat dugaan adanya suap yang melibatkan Ricky Caherul Richfat. Selain foto, aparat penegak hukum juga menemukan rekaman percakapan yang durasinya mencapai 21 menit, di mana dua pria diduga tengah bernegosiasi soal jumlah uang yang akan diberikan kepada pihak yang berwenang.

Dalam rekaman tersebut, salah satu pria terdengar menjelaskan bagaimana pihak perusahaan akan memperoleh legalitas untuk perubahan tata ruang jika mereka memenuhi permintaan tersebut. “Bilang dorang sedia dia pe itu su langsung ko tanda tangan,” kata pria dalam rekaman tersebut, yang mengindikasikan adanya jaminan tanda tangan untuk mempermudah proses pengurusan tata ruang, dengan imbalan uang.

Ricky Caherul Richfat, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) Kabupaten Halmahera Timur, memiliki wewenang untuk memberikan rekomendasi dan pertimbangan dalam penyelenggaraan kegiatan penataan ruang di daerah. Oleh karena itu, keterlibatan Ricky dalam kasus ini menjadi sorotan, mengingat perannya yang krusial dalam proses perubahan tata ruang yang diurus oleh pemerintah daerah.

Terlepas dari dugaan ini, hingga berita ini diturunkan, media lokal Teropong Malut terus berusaha menghubungi Sekda Haltim untuk meminta klarifikasi mengenai keterlibatannya dalam kasus suap ini. Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Ricky Caherul Richfat mengenai tuduhan tersebut.

Pihak berwajib kini diperkirakan akan menyelidiki lebih lanjut dugaan praktik suap ini dan memeriksa semua pihak yang terlibat. Jika terbukti bersalah, Ricky dapat dijerat dengan pasal-pasal terkait tindak pidana korupsi dan suap yang dapat merugikan reputasi Pemkab Halmahera Timur.

Penyelidikan ini diharapkan bisa membuka tabir praktek ilegal yang mungkin melibatkan lebih banyak pihak dan memberikan keadilan bagi masyarakat Halmahera Timur yang dirugikan oleh tindakan tersebut.
(Agis)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:42 WIT

Sasar 4 Kafe di Bacan, Polres Halsel Temukan Satu Hasil Tes Urine Awal Positif MOP

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:44 WIT

Hingga September 2026, Imigrasi Catat 17.597 Tindakan Administratif, Perkuat Pengawasan Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:26 WIT

ISI-PELITA Resmi Diluncurkan, LPKA Kelas II Ternate Perluas Akses Literasi dan Pendidikan Anak Binaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:01 WIT

Imigrasi Indonesia Lampaui Target PNBP 2026, Realisasi Capai Rp8,68 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:42 WIT

Somasi Direksi Perumda Ake Gaale, Kuasa Hukum Abdullah Bandang Tuntut Pembayaran Penghargaan Masa Jabatan

Berita Terbaru