Karyawan Dipaksa Tanggung Kecelakaan Kerja, PT DNA Diduga Langgar Perlindungan Karyawan dan Di Ancam PHK.

- Wartawan

Rabu, 7 Mei 2025 - 16:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALTENG – HabarIndonesia. Sebuah insiden kecelakaan kerja yang terjadi di kawasan industri tambang Weda Tengah, Halmahera Tengah, berbuntut panjang, 07/05/25.

Seorang karyawan PT Daya Nusantara Abadi (DNA), subkontraktor dari PT HUAFEI, diduga menjadi korban ketidakadilan setelah diminta menanggung kerugian akibat kecelakaan yang terjadi saat jam operasional.

Kecelakaan itu terjadi pada Februari 2025 lalu, ketika dump truck (DT) yang dikemudikan oleh Risat Siwa bertabrakan dengan mobil light vehicle (LV) milik PT Sarana Sukses Sejahtera (SSS), perusahaan yang berada di bawah Site Weda Bay Nikel (WBN). Insiden terjadi di jalan holding perusahaan tambang dan menyebabkan kerusakan pada unit LV.

Alih-alih diselesaikan lewat prosedur internal dan tanggung jawab perusahaan, manajemen PT DNA justru membebankan seluruh biaya kerusakan kepada Risat.

Ia bahkan diminta menandatangani surat pernyataan tanpa dijelaskan secara rinci nilai kerugian yang harus ditanggungnya.

“Saya hanya disuruh tanda tangan, tanpa tahu pasti jumlah kerugiannya. Kalau tidak tanda tangan, saya diancam akan diberhentikan,” ujar Risat kepada wartawan, Rabu (7/5/2025), dengan nada kecewa.

Risat menjelaskan, kecelakaan terjadi karena sorot lampu dari kendaraan lain yang menyilaukan pandangan di tengah kondisi jalan yang minim penerangan.

Meskipun sempat diberitahu bahwa kerugian sekitar dua juta rupiah, tidak ada rincian atau bukti resmi yang diberikan kepadanya.

Yang lebih memilukan, setelah menandatangani surat pernyataan, Risat justru diberhentikan secara sepihak oleh perusahaan tanpa proses klarifikasi atau pembelaan diri.

“Padahal ini terjadi saat saya bekerja. Seharusnya perusahaan yang bertanggung jawab, bukan malah cuci tangan,” tegasnya.

Tak hanya itu, Risat juga diperintahkan untuk mengantar mobil LV yang rusak ke bengkel di kawasan Lelilef, seolah-olah seluruh penanganan insiden adalah urusannya sendiri.

Kejadian ini menguatkan dugaan bahwa PT DNA mengabaikan prinsip keselamatan dan tanggung jawab atas kecelakaan kerja.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT DNA belum memberikan keterangan resmi. Kasus ini menyoroti lemahnya perlindungan terhadap tenaga kerja di sektor industri tambang, serta potensi pelanggaran terhadap aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang seharusnya menjadi prioritas.

(Ibo)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:15 WIT

MASATAWA Makian Barat Peringati Hari Santri Nasional 2026, Dorong Santri Berilmu dan Berakhlak Mulia

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:24 WIT

Gubernur Sherly Apresiasi Kreativitas Pelajar, Gerak Jalan Indah Warnai HUT ke-27 Malut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:05 WIT

Dari Reformasi 1998 ke Neurosains, Taruna Ikrar Membaca Masa Depan Kepemimpinan di Unram

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:13 WIT

BKD Malut Umumkan 30 Peserta Lolos Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026/2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:07 WIT

Tiga Gelar Juara Antar Halteng Jadi Tuan Rumah Olimpiade Matematika Gasing Nasional 2026

Selasa, 29 September 2026 - 20:53 WIT

Wagub Malut Soroti Keterlambatan SRT 1 Halut, Progres Baru Capai 91 Persen

Kamis, 24 September 2026 - 23:15 WIT

Pendidikan Malut Didorong Naik Kelas, Kemendikdasmen Fokus Perkuat SMK dan Literasi Siswa

Kamis, 24 September 2026 - 22:55 WIT

Gubernur Sherly, Anggaran Miliaran Harus Berbuah Sekolah Layak dan Prestasi Siswa

Berita Terbaru