Wanita di Marikurubu Dipukul Paman Gara-Gara Sengketa Tanah, Hidung Pecah di Tempat

- Wartawan

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE — HabarIndonesia. Aksi kekerasan dalam keluarga kembali terjadi dan menghebohkan warga Torano, Kelurahan Marikurubu, Kecamatan Ternate Tengah. Seorang perempuan bernama Nadia Munawar menjadi korban penganiayaan brutal yang dilakukan oleh pamannya sendiri, Kamel Tahir, Rabu (16/7/2025) sekitar pukul 08.50 WIT.

Peristiwa mengenaskan ini bermula saat Ketua RT setempat mampir ke rumah korban dan berbincang dengan ibunya.

Suasana tenang seketika berubah panas ketika pelaku datang menghampiri sambil berteriak dan melontarkan makian kasar ke arah ibu korban.

“Dia marah-marah ke ibu saya, tunjuk-tunjuk muka sambil bilang ‘munafik, tidak tahu diri’,” ujar Nadia.

Tak tinggal diam, Nadia pun merekam insiden itu sebagai bukti. Namun, tindakan tersebut justru menyulut kemarahan Kamel hingga memicu tindak kekerasan.

“Sekitar pukul 09.04 WIT, dia paksa ambil HP saya, saya tidak mau hapus videonya, dia langsung pukul. Pukulan pertama meleset, tapi pukulan kedua kena hidung saya sampai pecah dan berdarah,” ungkapnya.

Ironisnya, meski berada di lokasi, Ketua RT justru tidak melakukan tindakan apapun untuk melerai aksi kekerasan tersebut.

Usai dipukul, Nadia langsung kabur dari rumah dan naik ojek menuju Polres Ternate untuk membuat laporan resmi. “Saya lari sambil tahan darah di hidung, langsung ke kantor polisi,” jelasnya.

Menurut pengakuan korban, akar permasalahan berasal dari sengketa kepemilikan sertifikat tanah milik almarhum ayahnya.

“Sertifikat itu atas nama ayah saya. Paman saya ingin jadi ahli waris, padahal dia sudah pernah tanda tangan surat hibah sebelumnya,” tegas Nadia.

Kasih Humas Polres Ternate, AKP Umar Kombong, membenarkan laporan tersebut dan menyatakan kasus ini tengah ditangani.

“Benar, laporan penganiayaan sudah masuk, kami terima dan sedang dalam proses,” ujar Umar singkat.

(Red)

Berita Terkait

ISI-PELITA Resmi Diluncurkan, LPKA Kelas II Ternate Perluas Akses Literasi dan Pendidikan Anak Binaan
Imigrasi Indonesia Lampaui Target PNBP 2026, Realisasi Capai Rp8,68 Triliun
Somasi Direksi Perumda Ake Gaale, Kuasa Hukum Abdullah Bandang Tuntut Pembayaran Penghargaan Masa Jabatan
ASN Halsel Dilaporkan Terjerat Judi Online dan Utang, Bupati Instruksikan Pemeriksaan Seluruh OPD
KPU Ternate Sosialisasikan Pemutakhiran Data Parpol, Tauhid Soleman Soroti Akurasi Keanggotaan
Kapolres Halsel Hadiri HUT ke-81 TNI, Sinergitas TNI-Polri Jadi Kekuatan Jaga Daerah
HUT ke-81 TNI, Danrem 152/Babullah Serukan Persatuan dan Waspada Hoaks di Maluku Utara
Tunggakan Pajak Kendaraan Menggunung, Samsat Ternate Hapus Denda hingga Beri Voucher BBM

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:27 WIT

Kapal Nelayan Bantuan Pemprov Malut Jadi Media Promosi Budaya Lewat Lukisan Erika Richardo

Kamis, 17 September 2026 - 14:07 WIT

KSOP Ternate Gelar Upacara Hari Perhubungan Nasional 2026, Ini Arahan Menhub untuk Insan Perhubungan

Rabu, 16 September 2026 - 23:52 WIT

1.400 Rumpon Tersebar di Bawah 12 Mil, DKP Malut Percepat Penertiban dan Perizinan Nelayan

Kamis, 10 September 2026 - 20:07 WIT

Bongkar Muat Peti Kemas Pelabuhan Ahmad Yani Ternate Tumbuh hingga 5 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:09 WIT

Pasokan Ikan Cakalang Menurun, Zona Tangkap Makin Jauh Tekan Stok Ikan di Ternate

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:50 WIT

Di Dasar Laut Morotai berkibar Sang Merah Putih

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:10 WIT

Rp7,4 Miliar Nilai 24.799 Mutiara, Legalitas PT Karya Alam Bahari Dipertanyakan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:59 WIT

Kapal Bitung Ditemukan Berlabuh di Perairan Morotai, Tim Gabungan Dalami Dugaan Pelanggaran Jalur Tangkap

Berita Terbaru