Suami Karyawan Indomaret Diduga Lakukan KDRT dan Nikah Tanpa Izin Istri, Korban Didampingi YLBH Malut

- Wartawan

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 10:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia.id. Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami oleh Asrifani Basama (26), warga RT 1, Kelurahan Fitu, saat ini tengah ditangani oleh Polres Ternate. Terduga pelaku dalam kasus ini adalah suaminya sendiri, Sahrial I. Toduho, yang diketahui merupakan salah satu karyawan Indomaret.

Tidak hanya diduga melakukan KDRT, Sahrial juga dilaporkan telah menikah lagi secara diam-diam tanpa seizin istri pertama, dengan seorang perempuan berinisial NR yang berdomisili di lingkungan Akeboca, Kelurahan Soa, Kecamatan Ternate Utara. Dari pernikahan tersebut, keduanya telah dikaruniai seorang anak.

Asrifani mengungkapkan bahwa dirinya telah memberikan kuasa hukum kepada Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Maluku Utara untuk mendampinginya dalam proses hukum.

Kuasa hukum korban, Yulia Pihang S.H, menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh terduga pelaku tergolong sebagai tindak pidana murni, bukan delik aduan.

“Perbuatan KDRT yang dialami klien kami merupakan penganiayaan. Korban telah langsung melapor ke Polres Ternate dalam kondisi bersimbah darah dan telah divisum. Maka, ini bukan sekadar pengaduan, dan seharusnya penyidik segera menindaklanjuti dengan memanggil pelaku,” ujar Yulia.

Yulia menambahkan, berdasarkan keterangan dari kliennya, pernikahan kedua yang dilakukan oleh Sahrial dilakukan tanpa sepengetahuan maupun izin dari istri pertama.

Tindakan tersebut juga berpotensi melanggar hukum, mengingat pernikahan poligami di Indonesia memerlukan izin dari istri pertama serta pengadilan.

“Kami mendesak Kapolres Ternate untuk memberikan perhatian khusus terhadap laporan ini. Kami khawatir pelaku bisa mengulangi perbuatannya karena hingga saat ini masih bebas berkeliaran,” lanjut Yulia

Yulia, berharap proses hukum terhadap Sahrial I. Toduho segera dilakukan, guna memberikan rasa aman bagi korban dan keadilan atas tindakan kekerasan yang dialaminya.

(Red)

Berita Terkait

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku
Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran
Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar
CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar
Sasar 4 Kafe di Bacan, Polres Halsel Temukan Satu Hasil Tes Urine Awal Positif MOP
Hingga September 2026, Imigrasi Catat 17.597 Tindakan Administratif, Perkuat Pengawasan Digital
ISI-PELITA Resmi Diluncurkan, LPKA Kelas II Ternate Perluas Akses Literasi dan Pendidikan Anak Binaan
Imigrasi Indonesia Lampaui Target PNBP 2026, Realisasi Capai Rp8,68 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:15 WIT

MASATAWA Makian Barat Peringati Hari Santri Nasional 2026, Dorong Santri Berilmu dan Berakhlak Mulia

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:24 WIT

Gubernur Sherly Apresiasi Kreativitas Pelajar, Gerak Jalan Indah Warnai HUT ke-27 Malut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:05 WIT

Dari Reformasi 1998 ke Neurosains, Taruna Ikrar Membaca Masa Depan Kepemimpinan di Unram

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:13 WIT

BKD Malut Umumkan 30 Peserta Lolos Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026/2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:07 WIT

Tiga Gelar Juara Antar Halteng Jadi Tuan Rumah Olimpiade Matematika Gasing Nasional 2026

Selasa, 29 September 2026 - 20:53 WIT

Wagub Malut Soroti Keterlambatan SRT 1 Halut, Progres Baru Capai 91 Persen

Kamis, 24 September 2026 - 23:15 WIT

Pendidikan Malut Didorong Naik Kelas, Kemendikdasmen Fokus Perkuat SMK dan Literasi Siswa

Kamis, 24 September 2026 - 22:55 WIT

Gubernur Sherly, Anggaran Miliaran Harus Berbuah Sekolah Layak dan Prestasi Siswa

Berita Terbaru