Siswi SMP Diduga Dibawa Kabur Adik Sekdes, Orang Tua Geram. Anak Saya Masih Sekolah

- Wartawan

Senin, 4 Agustus 2025 - 13:19 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL – HabarIndonesia. Seorang siswi SMP kelas 2 asal Desa Tagia, Halmahera Selatan, berinisial Karmila (14), dilaporkan dibawa kabur oleh seorang pria bernama Erlin, yang diduga merupakan adik dari Sekretaris Desa (Sekdes) setempat.

Kejadian ini terjadi pada 1 Agustus 2025, dan telah mengundang kemarahan dari orang tua korban yang merasa dirugikan dan tidak dihargai sebagai wali sah anak mereka. Senin, 04/08/25.

Menurut keterangan Ibu korban, Lince, kepada awak media, kejadian bermula saat ia mengetahui anaknya berada di rumah keluarga pelaku. Saat didatangi, pihak keluarga pelaku justru menyembunyikan anaknya di dalam kamar tanpa memberi izin Lince untuk membawa anaknya pulang.

“Saya sudah tegur anak laki-lakinya, tapi mereka malah sembunyikan anak saya. Saya minta dia keluar, tapi justru saya yang disalahkan,” ujarnya lince.

Konflik sempat memanas ketika Lince mendesak anaknya untuk keluar dari kamar dan pulang ke rumah, namun pihak keluarga pelaku malah mempertahankan keberadaan anak Lince di rumah mereka.

“Kami hampir adu fisik. Mereka lebih bela anak laki-lakinya daripada menyadari kesalahan yang mereka buat,” tambah Lince.

Beberapa minggu setelah insiden tersebut, Karmila diketahui telah dibawa kabur oleh pelaku. Ayah korban, Arnold, mengatakan bahwa dirinya sudah beberapa kali meminta pihak keluarga pelaku agar mengembalikan anak mereka. Namun, permintaan tersebut tak digubris.

“Kami sebagai orang tua tidak terima. Anak kami masih sekolah. Masa depannya sedang kami perjuangkan,” kata Arnold.

Yang lebih mengejutkan, Arnold menyebutkan bahwa Erlin bukan hanya sekali melakukan perbuatan ini.

“Sudah ada tiga korban sebelumnya. Anak perempuan teman saya juga mengalami hal yang sama: San, Yul, dan Ser. Ini bukan kejadian pertama. Ini pola. Harus ada tindakan hukum,” jelas Arnold sambil menunjukkan laporan polisi yang telah ia ajukan ke Polsek Gane Timur.

Hingga kini, laporan tersebut belum mendapat tindak lanjut tegas dari aparat kepolisian. Padahal, perbuatan pelaku bisa dijerat dengan UU Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014, yang menegaskan bahwa setiap anak berhak atas pendidikan, perlindungan dari kekerasan, serta terbebas dari eksploitasi seksual atau emosional dalam bentuk apa pun.

Arnold dan Lince berharap kasus ini ditangani secara serius. Mereka mengancam akan membawa perkara ini ke Polres atau Polda Maluku Utara jika Polsek setempat tidak menunjukkan itikad baik.

“Anak-anak harus dilindungi. Bukan dibawa kabur oleh pria tak bertanggung jawab yang justru dibela oleh keluarganya sendiri,” tegas Arnold.

Mereka juga meminta dukungan dari media massa dan lembaga perlindungan anak agar kasus ini tidak tenggelam begitu saja.

“Kami hanya ingin keadilan. Jangan sampai anak-anak perempuan di desa ini terus jadi korban oleh pelaku yang sama. Sudah cukup,” pungkas Lince.

(Munces)

Berita Terkait

Kapolres Halsel Hadiri HUT ke-81 TNI, Sinergitas TNI-Polri Jadi Kekuatan Jaga Daerah
HUT ke-81 TNI, Danrem 152/Babullah Serukan Persatuan dan Waspada Hoaks di Maluku Utara
Tunggakan Pajak Kendaraan Menggunung, Samsat Ternate Hapus Denda hingga Beri Voucher BBM
Menyambut HUT ke-27 Maluku Utara, Samsat Ternate Gelar Relaksasi Pajak Kendaraan
Jasa Raharja Ternate Bertindak Cepat Berikan Santunan Korban Kecelakaan
PT Siantan Ternate Terapkan Sistem Ganjil-Genap untuk Penyaluran Solar
Pembinaan Produktif Lapas Ternate, Warga Binaan Bertani, Beternak hingga Hasilkan Pendapatan
Tongkang Diduga Milik Warga Bitung Dipersoalkan, Pemdes Laigoma Akui Tak Pegang Dokumen Kepemilikan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIT

Lima Bakal Calon Berebut Kursi Ketua Golkar Ternate, Satu Kandidat Gugur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:19 WIT

Ardian Idhan Klaim Kantongi 10 Dukungan, Musda Golkar Ternate Digelar 12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:06 WIT

Ardian Idhan Resmi Ambil Formulir, Tim Pemenangan Klaim 7 PK Golkar Beri Dukungan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:28 WIT

Ardian Idhan Siap Bertarung di Musda Golkar Ternate, Kantongi Rekomendasi serta dukungan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:16 WIT

KPU Halsel Perkuat Budaya Kerja Bersih, Zona Integritas Jadi Komitmen Bersama

Rabu, 30 September 2026 - 18:48 WIT

Pleno PDPB Triwulan III, KPU Halsel Catat 192.741 Pemilih di 30 Kecamatan

Sabtu, 26 September 2026 - 01:38 WIT

Husni Bopeng Serap Aspirasi Warga Buku Maadu, Air Bersih hingga Nasib Guru Jadi Sorotan

Sabtu, 26 September 2026 - 00:08 WIT

Reses Husni Bopeng di Tarau Serap Aspirasi Warga, Saluran Air hingga Jalan Lingkungan Jadi Prioritas

Berita Terbaru