Pemuda Marhaenis Kepung Dua Titik, Soroti 90 Ribu Ton Nikel Ilegal di Maluku Utara

- Wartawan

Selasa, 20 Mei 2025 - 11:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia. Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Maluku Utara menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di dua lokasi strategis pada Selasa (20/05/2025), yakni di depan Rumah Dinas Gubernur Maluku Utara dan Kantor Bea Cukai Ternate.

Aksi ini digelar sebagai bentuk protes atas dugaan maraknya aktivitas pertambangan nikel ilegal yang merugikan negara hingga miliaran rupiah.

Massa aksi yang terdiri dari puluhan aktivis pemuda mengepung Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku Utara sejak dini hari.

Mereka menuntut transparansi dan akuntabilitas terhadap aktivitas ekspor nikel yang diduga kuat ilegal dan melibatkan perusahaan tambang tanpa Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Dalam orasinya, Ketua GPM Malut, Hartono, menyoroti dugaan keterlibatan PT. Wana Kencana Mineral (WKM) yang disebut telah mengelola dan mengirim keluar 90 ribu metrik ton ore nikel secara ilegal dari Kabupaten Halmahera Timur.

Berdasarkan Laporan Hasil Verifikasi (LHV), aktivitas tersebut telah menyebabkan potensi kerugian negara sebesar Rp30 miliar.

“Bea Cukai tidak bisa berpura-pura tidak tahu. Mereka punya data yang seharusnya bisa diakses publik. Kami mendesak agar semua transaksi terkait nikel ilegal ini dibuka secara transparan, agar masyarakat Maluku Utara tahu siapa yang bermain,” tegas Hartono di hadapan para demonstran.

Dalam dialog panas dengan pihak Bea Cukai, staf instansi tersebut menyatakan tidak mengetahui adanya surat masuk terkait laporan aktivitas tambang ilegal tersebut.

“Kami belum menerima surat resmi, dan data juga belum tersedia saat ini. Harus ditarik dulu dari kantor pusat,” ujar staf Bea Cukai menjawab desakan massa Aksi.

Pernyataan ini langsung ditanggapi keras oleh Hartono. Ia menegaskan bahwa surat sudah dilayangkan ke pihak kepolisian dan mempertanyakan kenapa instansi sekelas Bea Cukai tidak memiliki data atas aktivitas ekspor nikel di wilayahnya sendiri.

“Kalau surat sudah masuk ke kepolisian, masa Bea Cukai tidak tahu? Bagaimana bisa tidak ada data? Perusahaan punya nomor resi, dan setiap pengiriman pasti terdata. Ini bukan hal kecil,” cetus Hartono kepada staf Bea Cukai.

Aksi tersebut menggambarkan kekecewaan mendalam masyarakat sipil terhadap lemahnya pengawasan dan transparansi lembaga negara dalam menangani isu pertambangan yang kian meresahkan di Maluku Utara.

Mereka menuding adanya pembiaran terhadap praktek-praktek ilegal yang merusak lingkungan dan merugikan keuangan negara.

GPM Malut menegaskan bahwa mereka akan kembali turun aksi pada Kamis mendatang, dengan agenda lebih besar untuk mendesak transparansi semua aktivitas perusahaan tambang yang beroperasi di Maluku Utara.

“Ini baru awal. Jika tidak ada kejelasan, kami akan duduki kantor-kantor instansi terkait,” tutup Hartono.

(Agis)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIT

Lima Bakal Calon Berebut Kursi Ketua Golkar Ternate, Satu Kandidat Gugur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:19 WIT

Ardian Idhan Klaim Kantongi 10 Dukungan, Musda Golkar Ternate Digelar 12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:06 WIT

Ardian Idhan Resmi Ambil Formulir, Tim Pemenangan Klaim 7 PK Golkar Beri Dukungan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:28 WIT

Ardian Idhan Siap Bertarung di Musda Golkar Ternate, Kantongi Rekomendasi serta dukungan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:16 WIT

KPU Halsel Perkuat Budaya Kerja Bersih, Zona Integritas Jadi Komitmen Bersama

Rabu, 30 September 2026 - 18:48 WIT

Pleno PDPB Triwulan III, KPU Halsel Catat 192.741 Pemilih di 30 Kecamatan

Sabtu, 26 September 2026 - 01:38 WIT

Husni Bopeng Serap Aspirasi Warga Buku Maadu, Air Bersih hingga Nasib Guru Jadi Sorotan

Sabtu, 26 September 2026 - 00:08 WIT

Reses Husni Bopeng di Tarau Serap Aspirasi Warga, Saluran Air hingga Jalan Lingkungan Jadi Prioritas

Berita Terbaru