Pemkab Haltim Dukung Investasi Kawasan Industri Buli, Tegaskan Pembangunan Harus Berkelanjutan

- Wartawan

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, HabarIndonesia.id – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur menegaskan dukungannya terhadap pengembangan Kawasan Industri Buli sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Namun, dukungan tersebut harus dibarengi dengan komitmen kuat terhadap perlindungan lingkungan serta keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan perencanaan.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur, Ir. Ricky Chairul Richfat, ST, MT, saat mewakili Bupati Halmahera Timur membuka secara resmi kegiatan Konsultasi Publik Rencana Pengembangan Kawasan Industri Buli dan fasilitas pendukungnya yang diselenggarakan oleh PT Feni Haltim. Rabu, 29/07/26.

Kegiatan yang berlangsung di Jakarta ini menjadi wadah bagi pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk membahas rencana pengembangan kawasan industri yang diproyeksikan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Halmahera Timur.

Konsultasi publik tersebut dihadiri tokoh agama, tokoh adat, camat, kepala desa, serta perwakilan masyarakat dari Kecamatan Maba dan Kecamatan Kota Maba yang berada di wilayah terdampak.

Dalam sambutannya, Ricky Chairul Richfat menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur menyambut baik investasi yang memberikan manfaat bagi daerah.

Menurutnya, pengembangan kawasan industri diharapkan mampu memperluas kesempatan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan investasi tidak hanya diukur dari besarnya nilai pembangunan, tetapi juga dari kepatuhan terhadap regulasi serta kemampuan menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kepentingan masyarakat.

“Pemerintah Daerah mendukung penuh pengembangan Kawasan Industri Buli sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional. Namun, kami berharap PT Feni Haltim memastikan revisi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dilakukan secara menyeluruh dan menjadi acuan utama dalam pelaksanaan pengembangan kawasan industri,” tegas Ricky.

Ia juga berharap proses konsultasi publik mampu menghasilkan masukan yang konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan.

Menurut Ricky, keterbukaan informasi dan partisipasi masyarakat menjadi elemen penting agar pembangunan kawasan industri dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Halmahera Timur dalam jangka panjang.

(M.Dzarik)

Berita Terkait

Wamenaker Afriansyah Noor Tutup Pelatihan Produktivitas di Ternate, 416 Peserta Lulus Vokasi
Tata Kelola Mineral dan Ketahanan Energi Malut Dikaji, BPK RI Minta Data OPD Dipenuhi
Usai OMC Berakhir, Gubernur Sherly Tegaskan Pemprov Malut Tetap Waspadai Karhutla
Harhubnas 2026, Sarbin Sehe, Transportasi Harus Hadir untuk Rakyat dan Gerakkan Ekonomi
PAD Tumbuh Positif, Sarbin Sehe Minta Optimalisasi Pajak dan Kinerja UPT di Malut
Wagub Sarbin Sehe Sampaikan Ranperda APBD-P 2026, Pendapatan Malut Naik Jadi Rp3,318 Triliun
Perkim Haltim dan Unhas Reviu RP3KP, Fokus Perkuat Data dan Arah Pembangunan
Pimpin Apel ASN, Sarbin Sehe Tekankan Disiplin, Pencegahan Karhutla hingga Kemandirian Fiskal

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru