Pelatihan Sertifikasi Dibuka, Wagub Malut Tekankan Pentingnya SDM Konstruksi Berdaya Saing

- Wartawan

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, HabarIndonesia.id – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tenaga Ahli Konstruksi yang diselenggarakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara melalui Bidang Jasa Konstruksi.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi, Profesionalisme, dan Daya Saing Tenaga Kerja Konstruksi Menuju Konstruksi Indonesia Maju”, sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor jasa konstruksi.

Dalam sambutannya, Sarbin Sehe mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas kesempatan mengikuti pelatihan dan berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi pemenuhan administrasi semata, tetapi benar-benar menghasilkan tenaga ahli yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku Utara, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara yang telah berkolaborasi dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Kementerian Pekerjaan Umum dalam menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi ini. Ini merupakan langkah strategis untuk mencetak sumber daya manusia konstruksi yang kompeten dan profesional,” ujar Sarbin.

Menurutnya, aparatur teknis di lingkungan Dinas PUPR memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mengidentifikasi kebutuhan pembangunan infrastruktur di Maluku Utara.

Karena itu, lanjut dia, kualitas perencanaan harus didukung oleh tenaga ahli yang memahami kondisi lapangan dan mampu menyusun program pembangunan yang tepat sasaran.

Sarbin menegaskan bahwa kewajiban memiliki sertifikat kompetensi bagi tenaga kerja konstruksi telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.

Lebih jauh kata dia, sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa seorang tenaga ahli bekerja berdasarkan standar kompetensi, regulasi, dan profesionalisme yang berlaku.

“Bangsa ini tidak kekurangan orang pintar atau lulusan perguruan tinggi. Namun, kompetensi harus dibuktikan melalui sertifikasi agar keahlian yang dimiliki benar-benar diakui dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa sertifikat kompetensi bukan sekadar selembar dokumen administratif, melainkan bentuk pengakuan terhadap kemampuan profesional seseorang.

Namun demikian, kompetensi harus dibarengi dengan integritas, kejujuran, serta karakter yang baik dalam menjalankan tugas.

“Kita juga harus membangun karakter dan integritas. Tidak cukup hanya memiliki keahlian jika masih ada perilaku yang menyimpang. Nilai kejujuran, agama, budaya, dan kebangsaan harus menjadi fondasi dalam bekerja sehingga cita-cita mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dapat tercapai,” tegasnya.

Wakil Gubernur Sarbin Sehe juga menyoroti pentingnya kualitas perencanaan pembangunan.

Ia mengingatkan agar setiap proyek infrastruktur benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sehingga tidak lagi ditemukan gedung, jalan, maupun jembatan yang telah dibangun tetapi tidak dimanfaatkan secara optimal.

Menurutnya, tenaga ahli konstruksi harus mampu memberikan rekomendasi teknis yang tepat, mulai dari perencanaan penyediaan air bersih, pembangunan jalan dan jembatan, hingga penentuan prioritas pembangunan berdasarkan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat di setiap daerah.

Sarbin turut meminta adanya koordinasi yang lebih kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, perbedaan kewenangan tidak boleh menjadi penghambat pelayanan kepada masyarakat, karena tujuan utama pembangunan adalah memenuhi kebutuhan publik.

“Kita harus mampu menentukan prioritas pembangunan secara tepat. Jangan sampai ada infrastruktur yang dibangun tetapi tidak memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran tenaga ahli yang kompeten sangat dibutuhkan agar setiap kebijakan pembangunan benar-benar efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Sarbin berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dan uji sertifikasi dengan sungguh-sungguh sehingga mampu meningkatkan kualitas keahlian, profesionalisme, serta memberikan kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan infrastruktur di Maluku Utara.

“Semoga melalui pelatihan ini lahir tenaga ahli konstruksi yang benar-benar profesional, mampu memberikan rekomendasi yang tepat, menyusun perencanaan berkualitas, serta menghadirkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat dan kemajuan Maluku Utara,” pungkasnya.

(Gus)

Berita Terkait

Wamenaker Afriansyah Noor Tutup Pelatihan Produktivitas di Ternate, 416 Peserta Lulus Vokasi
Tata Kelola Mineral dan Ketahanan Energi Malut Dikaji, BPK RI Minta Data OPD Dipenuhi
Usai OMC Berakhir, Gubernur Sherly Tegaskan Pemprov Malut Tetap Waspadai Karhutla
Harhubnas 2026, Sarbin Sehe, Transportasi Harus Hadir untuk Rakyat dan Gerakkan Ekonomi
PAD Tumbuh Positif, Sarbin Sehe Minta Optimalisasi Pajak dan Kinerja UPT di Malut
Wagub Sarbin Sehe Sampaikan Ranperda APBD-P 2026, Pendapatan Malut Naik Jadi Rp3,318 Triliun
Perkim Haltim dan Unhas Reviu RP3KP, Fokus Perkuat Data dan Arah Pembangunan
Pimpin Apel ASN, Sarbin Sehe Tekankan Disiplin, Pencegahan Karhutla hingga Kemandirian Fiskal

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru