Pati Memanas. 57 Orang Terluka, 11 Rumah Sakit Dan Puskesmas Dikerahkan

- Wartawan

Rabu, 13 Agustus 2025 - 22:24 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – HabarIndonesia. Kericuhan dalam aksi demonstrasi menuntut mundurnya Bupati Pati, Sudewo, pada Rabu (13/8/2025) membuat jumlah korban luka bertambah signifikan. Hingga pukul 15.11 WIB, tercatat 57 orang mengalami luka-luka, baik dari pihak warga maupun aparat.

Data terbaru ini disampaikan oleh Luky Pratugas Narimo, S.STP, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati. Ia menyebut, korban telah dirujuk dan ditangani di 11 fasilitas kesehatan, yang terdiri dari rumah sakit dan puskesmas yang dikoordinasikan langsung oleh Dinkes.

“Seluruh korban telah mendapatkan perawatan. Ada yang mengalami sesak napas akibat gas air mata, luka memar, hingga cedera ringan. Sebagian sudah diperbolehkan pulang,” ujar Luky.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artato, menegaskan bahwa tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden ini. Ia juga membantah informasi hoaks yang beredar di media sosial mengenai adanya korban tewas.

Menurut keterangan kepolisian, demonstrasi awalnya berlangsung damai sejak pagi. Namun, menjelang siang, massa mulai melakukan pelemparan botol air mineral, batu, dan buah busuk ke arah aparat, sehingga memicu bentrokan. Aparat kemudian melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa.

Sebelumnya, ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu turun ke jalan membawa berbagai tuntutan, termasuk desakan agar Bupati Sudewo mundur.

Aksi ini dipicu oleh kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat, seperti kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pemberhentian ratusan tenaga honorer di RSUD setempat.

Hingga sore, situasi berangsur kondusif meski aparat gabungan masih berjaga ketat di titik-titik strategis untuk mengantisipasi bentrokan susulan.

(A.Rima Mustajab)

Berita Terkait

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel
Ditreskrimsus Polda Malut Amankan 22 Botol BBM Diduga Oplosan di Ternate
Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta
Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba
Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi
Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku
Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran
Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru