Kodim 1509/Labuha Targetkan Tanam 100 Ribu Pohon Sukun di Halsel

Gerakan Emas Hijau Satu Juta Pohon Sukun digagas untuk memperkuat ketahanan pangan, memperluas ruang hijau, dan mendorong pemanfaatan tanaman produktif melalui kolaborasi pemerintah, TNI, dan masyarakat.

Screenshot

HALSEL, HabarIndonesia.id – Komando Distrik Militer (Kodim) 1509/Labuha menargetkan penanaman 100 ribu pohon sukun di Kabupaten Halmahera Selatan sebagai bagian dari Gerakan Emas Hijau Satu Juta Pohon Sukun yang digagas Kodam XV/Pattimura. Program tersebut bertujuan memperkuat ketahanan pangan, memperluas ruang hijau, sekaligus mendorong pemanfaatan tanaman produktif di tengah masyarakat.

Pencanangan program ditandai dengan penanaman perdana di Markas Koramil Bacan, Jumat (31/7/2026). Kegiatan itu dihadiri Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan, perwakilan Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan, para camat, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Komandan Kodim 1509/Labuha Letkol Inf. Samsul, S.I.P., mengatakan target penanaman 100 ribu pohon akan direalisasikan secara bertahap dengan melibatkan pemerintah daerah, instansi terkait, prajurit TNI, hingga masyarakat.

Menurutnya, gerakan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Kodam XV/Pattimura yang meliputi wilayah Provinsi Maluku dan Maluku Utara. Halmahera Selatan menjadi salah satu daerah yang diprioritaskan dalam pelaksanaannya.

“Target kami menanam 100 ribu pohon sukun di Halmahera Selatan. Ini tidak bisa dikerjakan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan bersama,” kata Samsul.

Ia menjelaskan, bibit sukun akan ditanam di lahan pemerintah, lingkungan sekolah, fasilitas umum, hingga desa-desa. Program tersebut juga melibatkan prajurit Batalyon Infanteri TP 867/Satria Manggala selain personel Kodim 1509/Labuha.

“Kami ingin pohon sukun tidak hanya tumbuh di lingkungan TNI, tetapi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Semakin banyak yang menanam, semakin besar manfaat ekonomi, pangan, dan lingkungan yang diperoleh,” ujarnya.

Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba menyambut baik pelaksanaan gerakan tersebut. Menurutnya, sukun merupakan tanaman yang memiliki nilai strategis karena mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat daya dukung lingkungan.

Bassam mengatakan buah sukun kaya akan karbohidrat kompleks, serat, vitamin, dan mineral sehingga berpotensi menjadi sumber pangan alternatif bagi masyarakat. Selain itu, pohon sukun memiliki fungsi ekologis melalui sistem perakaran yang mampu menyerap air, mengurangi erosi, menekan risiko banjir dan longsor, serta mendukung konservasi sumber daya air.

“Menanam sukun berarti menyiapkan sumber pangan bagi generasi mendatang sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, gerakan ini perlu menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau TNI,” pungkasnya.

(Ian/Ed: Riff)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *