Disambut Tarian Tradisional, Sherly Tjoanda Buka FTJ 2026 di Hadapan Ribuan Pengunjung

- Wartawan

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALBAR – HabarIndonesia.id – Ribuan masyarakat memadati lokasi pembukaan Festival Teluk Jailolo (FTJ) 2026 yang berlangsung meriah di Kabupaten Halmahera Barat. Rabu,17/6/26.

Kehadiran Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, disambut atraksi tarian tradisional khas Maluku Utara yang memukau para pengunjung pada Opening Ceremony festival tersebut.

Pertunjukan budaya yang digelar di Lapangan Desa Dodinga, kawasan Pantai Disa-Susupu, hingga Desa Adat Taraudu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam memperkuat citra daerah sebagai destinasi budaya berkelas dunia.

Festival tahun ini mengusung tema “Cultural Heritage Collaboration For Upscale Tourism.”
Gubernur Sherly hadir didampingi Bupati Halmahera Barat James Uang dan Wakil Bupati Djufri Muhamad.

Ketiganya menyaksikan langsung rangkaian pembukaan festival sekaligus menyapa masyarakat yang antusias mengikuti kegiatan tahunan tersebut.

Sejak awal acara, suasana festival berlangsung semarak. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati area kegiatan untuk menikmati pertunjukan seni dan budaya yang menjadi ciri khas Festival Teluk Jailolo.

Dalam sambutannya, Gubernur Sherly menegaskan bahwa Festival Teluk Jailolo merupakan agenda budaya strategis yang memiliki peran penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi wisata Halmahera Barat kepada masyarakat nasional maupun internasional.

Menurut Sherly, festival budaya memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah karena mampu menarik kunjungan wisatawan yang berdampak langsung pada berbagai sektor usaha masyarakat.

“Setiap kunjungan wisatawan membawa dampak perputaran ekonomi yang luas, mulai dari transportasi, penginapan, makanan hingga pembelian kerajinan lokal,” ujar Sherly di hadapan ribuan peserta festival.

Ia menjelaskan, Festival Teluk Jailolo harus menjadi momentum untuk menampilkan keaslian serta keragaman budaya Maluku Utara kepada dunia.

Dengan demikian lanjutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Efek berantai dari kegiatan ini menciptakan peluang pendapatan baru bagi berbagai sektor usaha di daerah,” katanya yang disambut tepuk tangan meriah para pengunjung.

Selain mendorong sektor pariwisata, Sherly juga menilai festival budaya dapat menjadi wadah promosi yang efektif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada wisatawan.

“Pelaku UMKM dapat menjadikan festival sebagai ajang promosi dan penjualan produk khas daerah,” lanjutnya.

Meski demikian, Gubernur Sherly mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah festival dalam memberikan dampak ekonomi harus ditunjang dengan pengelolaan yang profesional, mulai dari perencanaan, promosi hingga penyediaan infrastruktur pendukung.

“Banyak kegiatan budaya yang potensial tetapi tidak memberikan dampak signifikan karena kurangnya perencanaan, promosi yang terbatas, atau infrastruktur pendukung yang belum memadai,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Sherly juga menyampaikan tiga pesan pembangunan yang perlu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat. Pertama, meminta pemerintah daerah melepas aset jeti agar kementerian terkait dapat melakukan pembangunan secara lebih optimal.

Kedua, meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memperbaiki kualitas jaringan telekomunikasi. Ketiga, menyediakan tata kelola dan infrastruktur venue yang memadai guna menunjang pengembangan sektor pariwisata.

Selain menghadiri pembukaan festival, Gubernur Sherly turut mencanangkan “Kampung Wallace” di Desa Wisata Dodinga.

Lebih jauh kata dia, program tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam mengangkat nilai sejarah, kekayaan alam, dan warisan ilmu pengetahuan yang terinspirasi dari perjalanan ilmuwan Alfred Russel Wallace di Maluku Utara.

Menurutnya, festival Teluk Jailolo 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan yang menghubungkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat.

Ia juga menyampaikan, pemerintah Provinsi Maluku Utara pun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat dukungan kepada pelaku UMKM melalui pelatihan, pendampingan, serta penyediaan ruang promosi dalam berbagai kegiatan publik daerah.

Dengan semangat kolaborasi budaya dan pariwisata kata dia, Festival Teluk Jailolo 2026 diharapkan mampu memperkuat posisi Maluku Utara sebagai salah satu destinasi wisata unggulan berbasis budaya di Indonesia.

(Gus)

Berita Terkait

Sekda Haltim, Pendidikan dan Budaya Lokal Jadi Fondasi Membangun Generasi Muda Berkualitas
Kordinasi Dengan BPK Malut, Arjun Onga Sebut Sekda Haltim Birokrat Membanggakan
Wagub Sarbin Sambut Pangdam Mayjen Nefra Firdaus, Ajak TNI Bersama Bangun Maluku Utara
BPBD Maluku Utara Gandeng BNPB Susun Rencana Kontingensi Hadapi Ancaman Banjir
Forum Investasi Maluku Utara 2026, Bupati Halut Ungkap Potensi Panas Bumi Rp34 Triliun
Sekda Haltim Minta Temuan Lama BPK RI Dituntaskan, Administrasi dan Dokumen Diperiksa Kembali
Mubes XI dan Dialog Publik HMPS Sosiologi UMMU Soroti Peran Mahasiswa dalam Kehidupan Intelektual Kampus
Apresiasi ASN Berprestasi, Pemprov Malut Siapkan Empat Kategori Penghargaan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru