Daerah  

Perkuat Kompetensi SDM, PUPR Maluku Utara Latih dan Sertifikasi 100 Tenaga Ahli Konstruksi

TERNATE, HabarIndonesia.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara melalui Bidang Jasa Konstruksi menggelar Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tenaga Ahli Konstruksi di Bela Hotel Ternate. Senin, (3/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga 6 Agustus 2026 itu mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi, Profesionalisme, dan Daya Saing Tenaga Kerja Konstruksi Menuju Konstruksi Indonesia Maju” sebagai upaya mencetak tenaga konstruksi yang profesional dan bersertifikat.

Pelatihan tersebut dihadiri secara langsung maupun daring oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, perwakilan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura, Plt. Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara, para kepala OPD, kepala balai UPT Kementerian PU di Maluku Utara, narasumber, instruktur, assessor, serta para peserta.

Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara, Saiful Amin, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang mewajibkan setiap tenaga kerja konstruksi memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK).

Menurut Saiful, peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi kebutuhan mendesak seiring pesatnya pembangunan infrastruktur di Maluku Utara, baik pada sektor darat, pesisir maupun pengairan.

“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang mengamanatkan bahwa setiap tenaga kerja konstruksi wajib memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK). Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas SDM teknis agar mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi pembangunan infrastruktur daerah secara profesional, handal, dan berdaya saing,” ujar Saiful.

Ia menjelaskan, sebanyak 100 peserta yang berasal dari pelaksana teknis dan staf di lingkungan Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara mengikuti pelatihan tersebut.

Para peserta dibagi ke dalam lima bidang keahlian, yakni Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung, Ahli Muda Perencanaan Jembatan Rangka Baja, Ahli Muda Teknik Pantai, Ahli Muda Teknik Irigasi, dan Ahli Muda Teknik Air Minum, dengan masing-masing bidang diikuti 20 peserta.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara, Risman Iriyanto Djafar, S.T., M.T., mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan tenaga ahli konstruksi yang kompeten dan tersertifikasi.

“Kegiatan ini bertujuan menjalin sinergi antara Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah dalam percepatan pemenuhan tenaga ahli konstruksi bersertifikat, sekaligus meningkatkan kompetensi teknis serta memberikan pengakuan kualifikasi keahlian bagi ASN dan tenaga ahli di lingkungan Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara,” katanya.

Risman menambahkan, pelaksanaan kegiatan merupakan hasil kerja sama antara Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum, dan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura.

Untuk mendukung kualitas pelatihan, lanjut Saiful, narasumber berasal dari berbagai instansi dan perusahaan nasional, di antaranya PT PP (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero), PT Adhi Karya (Persero), PT Hutama Karya (Persero), PT Wijaya Karya (Persero), PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero), Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, PAKKI, Infrastruktur Jalan dan Jembatan Indonesia (IJJI), serta Universitas Khairun Ternate.

Selain itu, adapun proses uji kompetensi dilakukan oleh assessor dari LSP TKN dan LSP Astekindo Maluku Utara. Pelatihan berlangsung selama empat hari, mulai 3 hingga 6 Agustus 2026, dengan agenda pembekalan teori, diskusi, serta uji sertifikasi yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) terlisensi.

“Seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari DPA APBD Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara Tahun Anggaran 2026 dan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” Ucap saiful.

Di akhir laporannya, Saiful menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama penyelenggaraan kegiatan serta memohon kepada Wakil Gubernur Maluku Utara untuk memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tenaga Ahli Konstruksi tersebut.

Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan tenaga ahli konstruksi yang kompeten, profesional, dan siap mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Maluku Utara maupun Indonesia.

(Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *