BAZNAS Halsel Bantu UMKM Lewat Modal Usaha Tanpa Bunga, Wabup Helmi Beri Apresiasi Tinggi

- Wartawan

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL, HabarIndonesia.id — Komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Halsel dalam membantu masyarakat kecil kembali dibuktikan melalui program Micro Finance Cahaya Zakat: Keajaiban.

Program bantuan modal usaha tanpa bunga itu resmi disalurkan kepada 24 pelaku usaha mikro berbasis mustahik di Masjid Raya Al-Khairat Labuha, Jumat (22/5/26)

Penyaluran bantuan tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, bersama Ketua BAZNAS Halsel, Muhammad Ratuelu.

Kehadiran keduanya sekaligus menjadi simbol kuat sinergi pemerintah daerah dan BAZNAS dalam menghadirkan solusi ekonomi nyata bagi masyarakat kecil, khususnya pelaku UMKM yang selama ini kesulitan mendapatkan akses permodalan.

Ketua BAZNAS Halsel, Muhammad Ratuelu, dalam laporannya menjelaskan bahwa program Micro Finance Cahaya Zakat bukan sekadar bantuan biasa, melainkan bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi umat agar masyarakat kurang mampu bisa mandiri dan berkembang.

“Tujuan utama program ini agar mustahik tidak selamanya berada di posisi penerima bantuan, tetapi perlahan dapat tumbuh menjadi muzaki atau orang yang ikut menyalurkan zakat,” ujarnya.

Ia menyebutkan, BAZNAS Halsel terus menjalankan berbagai program unggulan di sektor ekonomi seperti Pemberdayaan Ekonomi Umat, Z-Mart, Micro Finance, hingga bantuan usaha mikro produktif.

Seluruh program tersebut dirancang untuk membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa modal tunai, alat usaha, hingga bahan usaha kepada para pelaku usaha kecil seperti pedagang sembako, penjual nasi kuning, sayur masak, bakso, minuman dingin, dan usaha mikro lainnya.

Muhammad Ratuelu juga mengingatkan bahwa seluruh bantuan yang diberikan berasal dari dana zakat, infak dan sedekah para ASN, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Halsel, serta masyarakat yang rutin menyalurkan zakat melalui BAZNAS.

Karena itu, ia berharap seluruh penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal agar usaha mereka terus berkembang.

Sementara itu, Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Muchsin memberikan apresiasi tinggi atas terobosan BAZNAS Halsel yang menghadirkan program bantuan modal usaha tanpa bunga bagi masyarakat kecil.

Menurutnya, program tersebut menjadi solusi nyata bagi pelaku usaha mikro yang selama ini terkendala syarat administrasi dan bunga pinjaman dari lembaga keuangan.

“Program seperti ini sangat membantu masyarakat kecil untuk bangkit dan mandiri. Kalau usaha kecil terus dibina dan didukung, maka ekonomi keluarga juga ikut tumbuh. Apalagi mayoritas penerima bantuan adalah ibu-ibu yang dikenal teliti dalam mengelola usaha,” kata Helmi.

Helmi juga mengungkapkan bahwa program serupa sebelumnya pernah diuji coba di salah satu desa di Halmahera Selatan dan menunjukkan hasil yang sangat positif.

Dalam waktu tiga bulan, kata dia, modal usaha yang diberikan berhasil dikembalikan dan diputar kembali untuk membantu masyarakat lainnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan akan terus memperkuat dukungan terhadap BAZNAS Halsel agar program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat dapat terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ini bukan sekadar bantuan modal usaha, tetapi upaya membangun harapan dan kemandirian ekonomi masyarakat kecil di Halmahera Selatan,” tutupnya.

(Opal)

Berita Terkait

Wamenaker Afriansyah Noor Tutup Pelatihan Produktivitas di Ternate, 416 Peserta Lulus Vokasi
Tata Kelola Mineral dan Ketahanan Energi Malut Dikaji, BPK RI Minta Data OPD Dipenuhi
Usai OMC Berakhir, Gubernur Sherly Tegaskan Pemprov Malut Tetap Waspadai Karhutla
Harhubnas 2026, Sarbin Sehe, Transportasi Harus Hadir untuk Rakyat dan Gerakkan Ekonomi
PAD Tumbuh Positif, Sarbin Sehe Minta Optimalisasi Pajak dan Kinerja UPT di Malut
Wagub Sarbin Sehe Sampaikan Ranperda APBD-P 2026, Pendapatan Malut Naik Jadi Rp3,318 Triliun
Perkim Haltim dan Unhas Reviu RP3KP, Fokus Perkuat Data dan Arah Pembangunan
Pimpin Apel ASN, Sarbin Sehe Tekankan Disiplin, Pencegahan Karhutla hingga Kemandirian Fiskal

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru