Kodim 1509/Labuha Targetkan Tanam 100 Ribu Pohon Sukun di Halsel

- Wartawan

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

HALSEL, HabarIndonesia.id – Komando Distrik Militer (Kodim) 1509/Labuha menargetkan penanaman 100 ribu pohon sukun di Kabupaten Halmahera Selatan sebagai bagian dari Gerakan Emas Hijau Satu Juta Pohon Sukun yang digagas Kodam XV/Pattimura. Program tersebut bertujuan memperkuat ketahanan pangan, memperluas ruang hijau, sekaligus mendorong pemanfaatan tanaman produktif di tengah masyarakat.

Pencanangan program ditandai dengan penanaman perdana di Markas Koramil Bacan, Jumat (31/7/2026). Kegiatan itu dihadiri Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan, perwakilan Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan, para camat, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Komandan Kodim 1509/Labuha Letkol Inf. Samsul, S.I.P., mengatakan target penanaman 100 ribu pohon akan direalisasikan secara bertahap dengan melibatkan pemerintah daerah, instansi terkait, prajurit TNI, hingga masyarakat.

Menurutnya, gerakan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Kodam XV/Pattimura yang meliputi wilayah Provinsi Maluku dan Maluku Utara. Halmahera Selatan menjadi salah satu daerah yang diprioritaskan dalam pelaksanaannya.

“Target kami menanam 100 ribu pohon sukun di Halmahera Selatan. Ini tidak bisa dikerjakan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan bersama,” kata Samsul.

Ia menjelaskan, bibit sukun akan ditanam di lahan pemerintah, lingkungan sekolah, fasilitas umum, hingga desa-desa. Program tersebut juga melibatkan prajurit Batalyon Infanteri TP 867/Satria Manggala selain personel Kodim 1509/Labuha.

“Kami ingin pohon sukun tidak hanya tumbuh di lingkungan TNI, tetapi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Semakin banyak yang menanam, semakin besar manfaat ekonomi, pangan, dan lingkungan yang diperoleh,” ujarnya.

Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba menyambut baik pelaksanaan gerakan tersebut. Menurutnya, sukun merupakan tanaman yang memiliki nilai strategis karena mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat daya dukung lingkungan.

Bassam mengatakan buah sukun kaya akan karbohidrat kompleks, serat, vitamin, dan mineral sehingga berpotensi menjadi sumber pangan alternatif bagi masyarakat. Selain itu, pohon sukun memiliki fungsi ekologis melalui sistem perakaran yang mampu menyerap air, mengurangi erosi, menekan risiko banjir dan longsor, serta mendukung konservasi sumber daya air.

“Menanam sukun berarti menyiapkan sumber pangan bagi generasi mendatang sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, gerakan ini perlu menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau TNI,” pungkasnya.

(Ian/Ed: Riff)

Berita Terkait

Wamenaker Afriansyah Noor Tutup Pelatihan Produktivitas di Ternate, 416 Peserta Lulus Vokasi
Tata Kelola Mineral dan Ketahanan Energi Malut Dikaji, BPK RI Minta Data OPD Dipenuhi
Usai OMC Berakhir, Gubernur Sherly Tegaskan Pemprov Malut Tetap Waspadai Karhutla
Harhubnas 2026, Sarbin Sehe, Transportasi Harus Hadir untuk Rakyat dan Gerakkan Ekonomi
PAD Tumbuh Positif, Sarbin Sehe Minta Optimalisasi Pajak dan Kinerja UPT di Malut
Wagub Sarbin Sehe Sampaikan Ranperda APBD-P 2026, Pendapatan Malut Naik Jadi Rp3,318 Triliun
Perkim Haltim dan Unhas Reviu RP3KP, Fokus Perkuat Data dan Arah Pembangunan
Pimpin Apel ASN, Sarbin Sehe Tekankan Disiplin, Pencegahan Karhutla hingga Kemandirian Fiskal

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru