PWI Halsel Desak Danyonif TP 867 Tindak Tegas Oknum TNI yang Diduga Aniaya Wartawan

- Wartawan

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL – HabarIndonesia.id – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Halmahera Selatan, Samsudin Chalil, mendesak Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 867/Satria Manggasa, Letkol Inf. Aditya, segera mengambil tindakan tegas terhadap seorang oknum anggota TNI yang diduga melakukan kekerasan terhadap wartawan sekaligus pengurus PWI Halmahera Selatan, Samuel Ahasweros.

Desakan itu disampaikan menyusul insiden dugaan penamparan yang dialami Samuel saat menyaksikan pertandingan semifinal Piala Dunia antara Prancis dan Spanyol di Halmahera Selatan, Rabu (15/7/2026).

Menurut Samsudin, Samuel saat itu menyaksikan pertandingan bersama warga sambil memberikan dukungan kepada salah satu tim. Di tengah suasana euforia, seorang pria yang diduga merupakan anggota TNI, yang disebut mengenakan seragam dinas lengkap, datang dari arah belakang dan diduga langsung menampar korban tanpa didahului perselisihan maupun pemicu yang jelas.

“Seorang prajurit TNI seharusnya menjadi pelindung dan pengayom masyarakat, bukan justru melakukan tindakan kekerasan terhadap warga, terlebih terhadap seorang wartawan yang sedang berada di tengah masyarakat,” tegas Samsudin.

Berdasarkan informasi yang diterima PWI Halmahera Selatan, oknum yang diduga melakukan tindakan tersebut merupakan anggota Yonif TP 867/Satria Manggasa.

Atas peristiwa itu, PWI Halmahera Selatan mendesak Komandan Yonif TP 867/Satria Manggasa segera melakukan pemeriksaan secara profesional, transparan, dan objektif. Apabila terbukti melakukan pelanggaran, oknum tersebut diminta diproses sesuai ketentuan hukum dan aturan disiplin militer yang berlaku.

Samsudin menegaskan penanganan kasus tersebut tidak boleh berhenti pada penyelesaian internal semata, melainkan harus dilakukan secara terbuka sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.

“Kasus ini harus menjadi perhatian serius pimpinan TNI. Jangan ditutup-tutupi atau diselesaikan secara setengah hati. Jika terbukti bersalah, proses sesuai hukum yang berlaku agar memberikan efek jera sekaligus menjadi pembelajaran bagi seluruh prajurit,” ujarnya.

Selain dugaan penganiayaan, Samsudin juga menyoroti informasi yang menyebut oknum tersebut diduga masih mengenakan seragam dinas saat mengonsumsi minuman keras sebelum insiden terjadi. Menurutnya, apabila informasi itu terbukti benar, tindakan tersebut tidak hanya mencoreng nama baik institusi TNI, tetapi juga berpotensi melanggar ketentuan disiplin militer.

Ia berharap Komandan Yonif TP 867/Satria Manggasa segera memberikan klarifikasi resmi kepada publik serta mengambil langkah tegas untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI dan menjamin keamanan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Di akhir pernyataannya, Samsudin menegaskan PWI Halmahera Selatan akan terus mengawal proses penanganan kasus tersebut hingga tuntas.

“Tidak boleh ada ruang bagi tindakan kekerasan terhadap wartawan. Siapa pun pelakunya harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami akan terus mengawal kasus ini sampai ada kepastian hukum dan tindakan tegas terhadap pihak yang terbukti bersalah. Penegakan hukum yang adil adalah kunci menjaga marwah institusi TNI sekaligus melindungi kebebasan pers,” pungkasnya.

(Ian)

Berita Terkait

Waspada Penipuan!, Lowongan Kerja Mengatasnamakan Hotel Batik Ternate Dipastikan Hoaks
Harlah Ke-81 Kejaksaan RI, Burhanuddin Tekankan Soliditas dan Integritas Insan Adhyaksa
Imigrasi Ternate Amankan WN Turki, Diduga Jual Vacuum Cleaner Rp20 Juta dengan Visa Kunjungan
Kapolsek Ternate Utara Tindak Cepat Keluhan Warga soal Peternakan Ayam Milik Anggota Polri
Tujuh Tahun Berlalu, Praktisi Hukum Desak Eksekusi Hukuman Mati Ronal
Polres Halsel Pastikan Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Dua Anak Diproses 100 Persen
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Dua Anak di Halsel, Ayah Tiri Dilaporkan ke Polisi
Kapolres Halsel Terobos Pelosok Indari dengan Motor, Buka Dialog Kamtibmas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIT

Harlah Ke-81 Kejaksaan RI, Burhanuddin Tekankan Soliditas dan Integritas Insan Adhyaksa

Rabu, 2 September 2026 - 14:00 WIT

Kepala BPOM Taruna Ikrar, Indonesia Harus Jadi Pemain Utama, Bukan Sekadar Pasar Industri Probiotik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:19 WIT

Taruna Ikrar, BPOM Kolaborasi Jadi Kunci Indonesia Menjadi Pusat Terapi Maju di Asia

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:41 WIT

HUT ke-81 RI di BPJN Malut, Kementerian PU Tekankan Pembangunan yang Bersih dan Efisien

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:40 WIT

Usai Swasembada Pangan, Zulhas, Pemerintah Alihkan Fokus Bangun 2.000 Kampung Nelayan

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:44 WIT

Program Jumat Berkah Hasby Yusuf Hadirkan Kebahagiaan, Ratusan Jamaah Terima Paket Makanan

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:47 WIT

Sherly Sambut Pengukuhan ABPEDNAS, Energi Baru untuk Pembangunan Desa di Maluku Utara

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:05 WIT

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Program MBG Rp Triliunan, Yayasan hingga Pengadaan Disorot Kejagung

Berita Terbaru