Hardiknas 2026, Pemkab Haltim Dorong Digitalisasi dan Kesejahteraan Guru

- Wartawan

Senin, 4 Mei 2026 - 04:29 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALTIM — HabarIndonesia.id – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Pendopo Ngaku Re Rasai, Kota Maba, Senin (4/5/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, dan dihadiri unsur Forkopimda, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemda Haltim, kepala sekolah dari jenjang SD hingga SMA/SMK se-Kabupaten Halmahera Timur, serta para pelajar se-Kota Maba.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ubaid Yakub membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa Hardiknas merupakan momentum penting untuk refleksi sekaligus meneguhkan kembali semangat pendidikan nasional.

Momentum Hardiknas, lanjutnya, senantiasa mengingatkan pada sosok Ki Hajar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Nasional, yang pemikiran dan filosofinya menjadi landasan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Peringatan tahun ini adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan kembali sejauh mana kita telah melangkah dan seberapa kokoh fondasi pendidikan yang kita bangun bersama untuk masa depan,” ujar Bupati saat membacakan pidato.

Ia menyebut, Hardiknas 2026 mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Tema tersebut menjadi ajakan kepada seluruh elemen, mulai dari pemerintah, guru, orang tua, dunia usaha hingga masyarakat untuk bergerak bersama menghadirkan pendidikan yang adil, inklusif, dan berkualitas.

Menurutnya, hal itu sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh. Untuk mewujudkannya, pemerintah menetapkan lima program prioritas pembangunan pendidikan.

Lanjutnya, Program tersebut meliputi revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran, termasuk penyediaan papan interaktif digital guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan modern.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pemenuhan kualifikasi serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru melalui program beasiswa S1/D4, rekognisi pembelajaran lampau (RPL), serta pelatihan di bidang konseling, coding, kecerdasan buatan (AI), dan bahasa Inggris.

“Pemerintah juga akan meningkatkan kesejahteraan melalui kenaikan tunjangan sertifikasi bagi guru ASN dan pemberian insentif bagi guru honorer,” ucapnya.

Ia menyampaikan, upaya lain yang dilakukan adalah penguatan pembelajaran mendalam dan karakter, termasuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, ramah, serta bebas dari perundungan dan kekerasan. Program ini juga didukung melalui kebijakan Makan Bergizi Gratis bagi peserta didik.

Di sisi lain kat dia, peningkatan kualitas pembelajaran dilakukan melalui penguatan literasi dan numerasi, pengembangan STEM (Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika), serta pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk mengukur capaian pendidikan.

Ia juga mengatakan, pemerintah juga berkomitmen menyediakan layanan pendidikan yang mudah, terjangkau, dan fleksibel bagi anak-anak yang menghadapi hambatan ekonomi, geografis, sosial, maupun fisik, melalui pengembangan sekolah terbuka, komunitas belajar, dan pendidikan inklusif.

Menutup pidato, Bupati Ubaid Yakub menegaskan bahwa keberhasilan seluruh program pendidikan sangat bergantung pada tiga pilar utama, yakni pola pikir (mindset) yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus.

“Tanpa ketiga hal tersebut, seluruh kebijakan hanya akan menjadi formalitas di atas kertas,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Hardiknas sebagai langkah bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, aman, dan menyenangkan.

“Pemerintah daerah akan terus mendorong kebijakan strategis agar seluruh sekolah di Halmahera Timur mendapatkan perhatian dan fasilitas yang memadai demi terwujudnya generasi emas yang cerdas dan berkarakter,” pungkasnya.

(Dzarik)

Berita Terkait

Wamenaker Afriansyah Noor Tutup Pelatihan Produktivitas di Ternate, 416 Peserta Lulus Vokasi
Tata Kelola Mineral dan Ketahanan Energi Malut Dikaji, BPK RI Minta Data OPD Dipenuhi
Usai OMC Berakhir, Gubernur Sherly Tegaskan Pemprov Malut Tetap Waspadai Karhutla
Harhubnas 2026, Sarbin Sehe, Transportasi Harus Hadir untuk Rakyat dan Gerakkan Ekonomi
PAD Tumbuh Positif, Sarbin Sehe Minta Optimalisasi Pajak dan Kinerja UPT di Malut
Wagub Sarbin Sehe Sampaikan Ranperda APBD-P 2026, Pendapatan Malut Naik Jadi Rp3,318 Triliun
Perkim Haltim dan Unhas Reviu RP3KP, Fokus Perkuat Data dan Arah Pembangunan
Pimpin Apel ASN, Sarbin Sehe Tekankan Disiplin, Pencegahan Karhutla hingga Kemandirian Fiskal

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru