TERNATE, HabarIndonesia.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat periode 2025–2030, Dr. Ir. H. E. Herman Khaeron, M.Si., optimistis Nasri Abubakar mampu membawa Partai Demokrat Maluku Utara bangkit dan meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029 mendatang.
Optimisme tersebut disampaikan Herman saat konferensi pers usai membuka Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Maluku Utara di Hotel Bela, Ternate, Senin (2/11/2026).
Menurut Herman, Nasri memiliki kapasitas dan kemampuan untuk memimpin Demokrat Maluku Utara sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
Ia berharap, kepemimpinan baru nantinya mampu menyatukan seluruh kekuatan kader, mengaktifkan kembali para loyalis dan pendukung lama, serta memperkuat kerja-kerja politik di tengah masyarakat.
“Kami yakin Pak Nasri mampu menakhodai Partai Demokrat Maluku Utara, menakhodai seluruh kabupaten/kota untuk bisa menambah suara, menambah kursi dan insyaallah menang,” ujar Herman.
Herman menegaskan, Demokrat Maluku Utara telah menetapkan sejumlah target politik yang dinilai realistis untuk dicapai pada Pemilu 2029. Salah satu target utamanya adalah merebut satu kursi DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Maluku Utara.
Selain itu, kata dia, Demokrat juga membidik penambahan kursi DPRD Provinsi Maluku Utara serta peningkatan perolehan kursi di DPRD kabupaten/kota.
“Paling tidak kami ingin mendapatkan satu kursi DPR RI. Ini suatu hal yang realistis,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa Demokrat Maluku Utara memiliki rekam jejak dan pengalaman politik yang cukup kuat. Partai berlambang bintang mercy tersebut bahkan pernah mencapai masa kejayaan dengan menduduki posisi pimpinan DPRD Provinsi Maluku Utara.
Namun, menurut Herman, kejayaan masa lalu tidak cukup hanya dikenang, melainkan harus dijadikan modal untuk membangun kembali kekuatan politik Demokrat di daerah.
Untuk tingkat DPRD provinsi, ia berharap penambahan kursi dapat melampaui jumlah daerah pemilihan (dapil), dengan target tambahan satu hingga dua kursi.
Terkait pelaksanaan Musda V, Herman menjelaskan bahwa Nasri Abubakar telah melalui proses verifikasi oleh Tim Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat.
Dalam proses tersebut, Nasri diusung secara aklamasi sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Maluku Utara.
Herman juga mengapresiasi langkah M. Rahmi Husen yang dinilai telah memberikan ruang bagi proses kaderisasi dengan mendorong lahirnya kepemimpinan baru di tubuh Demokrat Maluku Utara.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa status bakal calon belum secara otomatis menjadikan Nasri sebagai Ketua DPD definitif.
Penetapan ketua definitif masih harus melalui tahapan persidangan Musda. Hasilnya kemudian diusulkan kepada DPP untuk mendapatkan keputusan dari Ketua Umum Partai Demokrat.
Menurut Herman, pelaksanaan Musda V merupakan bagian dari percepatan konsolidasi organisasi guna mempersiapkan partai menghadapi tahapan Pemilu 2029.
Percepatan konsolidasi tersebut tetap dilaksanakan dengan berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta peraturan organisasi yang berlaku.
Di sisi lain, Herman menegaskan bahwa Partai Demokrat terbuka bagi berbagai kalangan yang ingin bergabung dan berjuang bersama partai, mulai dari kepala daerah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, kalangan profesional hingga birokrat yang telah memasuki masa pensiun.
Ia bahkan mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, selama ini terjalin dengan baik dan cukup intens.
Menurutnya, Demokrat siap memberikan ruang kepada siapa pun yang memiliki komitmen untuk bersama-sama membangun daerah dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami punya komunikasi yang baik dengan Bu Sherly. Kami juga punya komunikasi yang sangat intens. Insyaallah, bukan hanya Bu Sherly, yang lain-lain jika memang membuka komunikasi dan mau bersama-sama berjuang dengan Partai Demokrat, kami siap memberikan karpet biru,” ungkap Herman.
Lebih lanjut, Herman mengakui bahwa persaingan politik menjelang Pemilu 2029 merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Karena itu, Demokrat akan menyiapkan strategi dengan memperkuat soliditas internal, mengaktifkan kembali loyalis dan pendukung lama, serta mengintensifkan kerja-kerja politik hingga ke akar rumput.
Ia berharap, melalui kepemimpinan Nasri Abubakar, Partai Demokrat Maluku Utara mampu memperluas basis dukungan masyarakat, meningkatkan perolehan kursi legislatif, dan kembali menjadi salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan di Maluku Utara.
(Agis).






