HALBAR, HabarIndonesia.id — Pemuda Lingkungan Tauro Ici, Desa Tauro, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat di halaman Masjid Ar-Rahman, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum keagamaan sekaligus ajang mempererat tali persaudaraan dan menjaga kerukunan antarumat beragama di Desa Tauro dan Buku Maadu.
Peringatan Maulid Nabi yang digelar dalam suasana sederhana itu tidak mengurangi kekhusyukan masyarakat dalam mengenang kelahiran serta meneladani kehidupan Rasulullah SAW sebagai pembawa rahmat bagi seluruh alam atau Rahmatan lil ‘Alamin.
Kegiatan tersebut juga diarahkan sebagai sarana untuk menghidupkan kembali nilai-nilai keteladanan Nabi dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana, Haris Samsi, mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak semata-mata menjadi seremoni tahunan, tetapi harus mampu menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus membangun kerukunan dengan seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang keyakinan.
“Kami berharap, pelaksanaan Maulid Nabi dalam suasana yang sederhana ini tetap mampu memantik spirit persaudaraan sesama Muslim (Ukhuwah Islamiyah) sekaligus memperkokoh kerukunan umat beragama di Lingkungan Desa Tauro dan Buku Maadu. Mari kita jadikan momen ini sebagai titik tolak untuk semakin merapatkan tali persaudaraan, tidak hanya sesama Muslim, tetapi juga dengan saudara-saudara kita yang berbeda keyakinan,” ujar Haris dalam sambutannya didepan tamu undangan.
Menurut Haris, kemegahan sebuah kegiatan bukanlah ukuran utama dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Lanjutnya, hal yang lebih penting adalah bagaimana pesan moral, akhlak, kasih sayang, persaudaraan, serta semangat menjaga kedamaian yang dicontohkan Rasulullah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Informasi yang di himpun oleh media Habar Indonesia.id selama pembukaan berlansung. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Tauro dan Kepala Desa Bukubualawa.
Selain itu, hadir pula tokoh agama, tokoh adat dari kedua desa, serta keterwakilan perempuan dan pemuda yang bersama-sama berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan Maulid Nabi.
Menurutnya, kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menjadi gambaran bahwa semangat persaudaraan dan kerukunan tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui kebersamaan dan gotong royong.
Bagi Haris, momentum Maulid Nabi kali ini di selenggarakan pada hari ini dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan sosial masyarakat serta menjaga kedamaian agar tetap diwariskan kepada generasi berikutnya.
Ia juga menyampaikan, rangkaian kegiatan tersebut diisi dengan berbagai agenda keislaman, antara lain pembacaan Qalam Ilahi, pembacaan sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW atau sirah nabawiyah, serta kilas balik perjuangan dakwah Rasulullah SAW.
Karena bagi Haris, materi tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai keteladanan Rasulullah dalam membangun persaudaraan, merangkul perbedaan, dan menciptakan kehidupan yang damai.
Tak hanya itu, selama acara berlangsung suasana religius semakin terasa dengan penampilan seni yang dibawakan para pemuda dan remaja.
Sejumlah penampilan di tunjukan oleh pemuda dan remaja di antaranya selawat keliling melalui seni qasidah, pembacaan puisi religi, hingga drama pendek yang mengandung pesan moral dan nilai-nilai budi pekerti Islam.
Haris juga mengatakan, beberapa penampilan secara khusus mengangkat pesan mengenai pentingnya hidup rukun, saling menghargai, serta menjunjung tinggi persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
Lebih jauh kata dia, Keterlibatan pemuda dan remaja dalam rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menyalurkan kreativitas dalam kegiatan yang bernilai positif dan religius.
Di akhir sambutannya, Haris Samsi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi serta bergotong royong menyukseskan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut.
Ia berharap seluruh bantuan dan kontribusi masyarakat menjadi amal kebaikan yang mendapat balasan pahala dari Allah SWT.
Melihat antusiasme masyarakat yang cukup besar, Haris berharap kegiatan serupa dapat terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai agenda tahunan Pemuda Lingkungan Tauro Ici.
Menurutnya, kegiatan keagamaan dan seni religius dapat menjadi wadah kreativitas pemuda sekaligus benteng moral bagi generasi muda.
“Kami berharap perayaan ini ke depan akan menjadi agenda tahunan resmi bagi Lingkungan Pemuda Tauro Ici. Ini penting sebagai wadah kreativitas positif pemuda, benteng moral generasi muda kita, dan sarana untuk terus mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga persaudaraan dan kerukunan antarumat beragama,” pungkas Haris.
(Ijul/red)






