Infrastruktur Kawasan Transmigrasi Halsel Masih Bermasalah, Jalan hingga Lahan Hutan Belum Tuntas

- Wartawan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:19 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Halmahera Selatan, Daud Djubedi, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/8/2026). Dok. HABARINDONESIA/Ian.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Halmahera Selatan, Daud Djubedi, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/8/2026). Dok. HABARINDONESIA/Ian.

HALSEL, HabarIndonesia.id – Persoalan infrastruktur masih membayangi kawasan transmigrasi di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Sejumlah pekerjaan yang belum tuntas mencakup akses jalan Gunung Mamae di Kecamatan Gane Timur, penanganan banjir, jaringan irigasi, jalan produksi, hingga persoalan lahan usaha II yang masuk kawasan hutan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Halmahera Selatan, Daud Djubedi, mengatakan berbagai persoalan tersebut masih harus diselesaikan secara bertahap. Salah satu yang menjadi perhatian ialah jalan poros di kawasan Gunung Mamae.

“Jalan poros, khususnya di Gunung Mamae, sampai saat ini belum tuntas. Kita berharap melalui Inpres tahun ini, sekitar lima kilometer jalan itu bisa diselesaikan,” ujar Daud.

Menurut Daud, akses jalan tersebut vital bagi masyarakat karena menjadi jalur utama untuk mengangkut hasil komoditas dari kawasan transmigrasi.

Selain jalan, banjir menjadi persoalan yang berulang setiap musim hujan. Sungai yang melintasi kawasan permukiman disebut belum pernah dinormalisasi sehingga air meluap hingga ke desa-desa sekitar.

“Ini memang harus dinormalisasi,” tegasnya.

Di sektor pertanian, bendung telah tersedia, tetapi akses menuju jaringan irigasi dan persawahan masyarakat masih belum memadai. Dinas Nakertrans juga akan mengidentifikasi kembali jalan produksi untuk memastikan hasil pertanian warga dapat diangkut menuju jalan utama.

Persoalan lain berada pada lahan usaha II yang masuk dalam kawasan hutan. Daud mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara dan pihak terkait untuk mencari solusi terkait pelepasan kawasan tersebut.

Daud menegaskan kawasan transmigrasi ditargetkan menjadi lumbung pangan Halmahera Selatan sekaligus bagian dari penguatan visi agromaritim Bupati dan Wakil Bupati.

Untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan tersebut, Dinas Nakertrans menyiapkan program pelayanan terpadu pada 2027. Salah satu rencananya ialah berkantor langsung di kawasan transmigrasi agar persoalan masyarakat dapat ditangani dari lapangan.

“Kita tidak hanya mengandalkan APBD. Ada APBN, pemerintah provinsi dan kolaborasi dengan dunia usaha. Kita selesaikan titik-titik prioritas secara terukur,” pungkasnya.

Pemerintah kini menghadapi pekerjaan untuk memastikan target kawasan transmigrasi sebagai lumbung pangan tidak berhenti pada perencanaan. Infrastruktur jalan, irigasi, penanganan banjir, jalan produksi, serta persoalan lahan menjadi sejumlah titik yang perlu diselesaikan untuk mendukung target tersebut.

(Ian)

Berita Terkait

Haltim Jadi Tuan Rumah HKG PKK ke-54, Produk Unggulan Desa Siap Dipamerkan 11 Kontingen
Perjuangkan Infrastruktur Sesuai Kebutuhan Daerah, PUPR Malut Bahas Konektivitas Jalan Bersama DPD RI
Gelar Rakor, Baznas Haltim Sepakati Infak dan Sedekah Rp20 Ribu bagi ASN yang Belum Penuhi Nisab Zakat
Sekda Haltim Tegaskan Koordinasi OPD Jadi Kunci Percepatan MCSP RBS 2026
Wabup Helmi Pantau Proyek Jalan Lapen Loleojaya, Pastikan Infrastruktur Bermanfaat bagi Warga
Bupati Bassam Ultimatum Kepala OPD, Jangan Lindungi ASN Bolos, TTP Bisa Berujung Sanksi
Momentum HUT ke-27 Malut, BRI Perkuat Ekonomi Nelayan dan Layanan Kesehatan Masyarakat
Sherly Tjoanda Ajak Warga Malut Perkuat Kerukunan dan Baku Sayang demi Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:42 WIT

Sasar 4 Kafe di Bacan, Polres Halsel Temukan Satu Hasil Tes Urine Awal Positif MOP

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:44 WIT

Hingga September 2026, Imigrasi Catat 17.597 Tindakan Administratif, Perkuat Pengawasan Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:26 WIT

ISI-PELITA Resmi Diluncurkan, LPKA Kelas II Ternate Perluas Akses Literasi dan Pendidikan Anak Binaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:01 WIT

Imigrasi Indonesia Lampaui Target PNBP 2026, Realisasi Capai Rp8,68 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:42 WIT

Somasi Direksi Perumda Ake Gaale, Kuasa Hukum Abdullah Bandang Tuntut Pembayaran Penghargaan Masa Jabatan

Berita Terbaru