Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala

- Wartawan

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Proyek Crop Diversity Conservation for Sustainable Use in Indonesia (CDCSUI) yang digagas Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Proyek berskala global tersebut difokuskan pada upaya diversifikasi, konservasi, dan pemanfaatan berkelanjutan sumber daya genetik tanaman pertanian dan perkebunan.

Dukungan itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, saat menerima audiensi Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BRMP Biogen) Kementerian Pertanian di Ruang Rapat Eks-Crisant, Kamis (21/05/2026).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan pelaksanaan proyek CDCSUI di Maluku Utara yang ditetapkan sebagai salah satu dari tiga provinsi lokus proyek di Indonesia bersama Jawa Tengah dan Kalimantan Tengah. Untuk wilayah Maluku Utara, program akan dipusatkan di Tidore Kepulauan dan Halmahera Selatan.

Kepala BRMP Biogen Kementerian Pertanian, Atekan, menjelaskan bahwa proyek CDCSUI di Maluku Utara akan memprioritaskan pengembangan dan konservasi komoditas cengkih dan pala sebagai tanaman khas daerah yang memiliki nilai historis dan ekonomi tinggi.

“Maluku Utara merupakan sumber asli kelimpahan daya genetik cengkih dan pala dunia. Karena itu, melalui proyek ini para petani akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan intensif guna menjaga kelestarian tanaman sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat,” ujar Atekan.

Ia menambahkan, proyek CDCSUI ditargetkan berjalan hingga tahun 2027 dan direncanakan diperpanjang sampai 2028.

Pada tahun 2026 ini, BRMP Biogen fokus membangun koordinasi intensif antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota agar pelaksanaan program berjalan selaras dan efektif.

Sementara itu, Samsuddin Abdul Kadir menilai proyek tersebut sangat penting bagi Maluku Utara, tidak hanya dalam meningkatkan produktivitas komoditas unggulan daerah, tetapi juga menjaga keaslian varietas tanaman lokal yang menjadi identitas sejarah Maluku Utara di mata dunia.

Menurutnya, keterlibatan dukungan dan pendanaan internasional dalam proyek CDCSUI menjadi momentum strategis untuk mempertegas posisi Maluku Utara sebagai daerah asal komoditas cengkih dunia.

“Harapannya, proyek ini semakin memperkuat pengakuan dunia bahwa Maluku Utara adalah tanah asal cengkih, bahkan mampu mengangkat kembali kejayaan daerah dibanding popularitas Zanzibar,” kata Samsuddin.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara, lanjutnya, berkomitmen mengawal pelaksanaan proyek CDCSUI agar berjalan optimal demi meningkatkan kesejahteraan petani, menjaga kelestarian sumber daya genetik tanaman, serta mengharumkan nama daerah di tingkat global.

(Gus)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara
Aminudin Aziz Tegas, Literasi Bukan Tugas Perpustakaan Saja, Seluruh Pemda Harus Bergerak

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Pengajuan Bansos Meningkat, Kesra Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa dan Pasien

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:58 WIT

Sekda Haltim Serahkan Bantuan Lansia di Wasile, 3.512 Warga Jadi Penerima Manfaat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIT

Pemkab Haltim Tekankan Keselamatan dan Lingkungan, Perusahaan Tambang Diminta Taat Aturan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:09 WIT

Bassam Dorong RDTR Kawasi-Saketa Jadi Fondasi Pembangunan Halsel yang Berkelanjutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:41 WIT

Sidak Panti Sosial, DPRD Malut Soroti Pembinaan dan Kesejahteraan Anak Asuh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:31 WIT

PDPM Halbar Pertanyakan Pengawasan Satgas Karhutla di Area Gunung Gamkonora

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:12 WIT

PUPR Malut Bersinergi Padamkan Karhutla, Satu Mobil Tangki Dikerahkan

Rabu, 30 September 2026 - 01:11 WIT

Bassam Tegaskan 550 Ribu Bibit Kelapa Harus Hidup, Berbuah dan Tingkatkan Pendapatan Petani

Berita Terbaru