HALBAR, HabarIndonesia.id – Setelah 14 tahun sejak pemekaran wilayah, masyarakat Desa Aruku, Kecamatan Loloda Tengah (Loteng), Kabupaten Halmahera Barat, akhirnya mendapat angin segar terkait kebutuhan penerangan listrik di desa mereka.
Harapan tersebut mulai menemukan titik terang setelah Camat Loloda Tengah, Suparto Lansib, bersama tim gabungan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dari Unit Jailolo, Tobelo, Ternate, dan Sofifi turun langsung melakukan survei lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Aruku, Jumat (28/8/2026).
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan langsung kepada Camat Loteng saat menjalankan program menyapa desa.
Dalam kunjungannya ke Desa Aruku, Suparto mendengar keluhan warga yang selama ini berharap adanya akses listrik sebagai salah satu kebutuhan dasar masyarakat.
Menurut Suparto, keluhan tersebut kemudian langsung ditindaklanjuti dengan menghubungi Bupati Halmahera Barat untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Desa Aruku terkait kebutuhan penerangan listrik.
“Usai pertemuan dan mendengar langsung keluh kesah masyarakat setempat, saya langsung menghubungi Bupati Halmahera Barat untuk menyampaikan permintaan masyarakat. Alhamdulillah, permintaan tersebut mendapat respons yang baik,” ujar Suparto.
Ia menjelaskan, rencana pembangunan PLTS di Desa Aruku menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah dalam upaya mempercepat pemerataan penerangan bagi masyarakat di wilayah pelosok Halmahera Barat.
Pembangunan PLTS tersebut, kata Suparto, sejalan dengan program Halbar Terang yang digagas Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat di bawah kepemimpinan Bupati James Uang dan Wakil Bupati Jufri Muhammad.
Ia berharap kehadiran listrik nantinya tidak hanya memenuhi kebutuhan penerangan rumah warga, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat, terutama pendidikan dan perekonomian.
“Insya Allah setelah listrik masuk ke desa, bisa menjadi manfaat dan penunjang di bidang pendidikan, ekonomi, serta kebutuhan lain masyarakat,” tutupnya.
Lanjutnya, dengan dilakukannya survei lokasi oleh tim PLN, masyarakat Desa Aruku kini memiliki harapan baru untuk segera menikmati akses listrik setelah bertahun-tahun menanti.
Ia berharap kehadiran listrik menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar dan mendorong pembangunan di desa tersebut.
(Iman)














