MOROTAI – HabarIndonesia.id – Kedatangan kontingen atlet dari Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) dan Halmahera Utara (Halut) di Kabupaten Pulau Morotai, Minggu (5/7/2026), menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Maluku Utara, diwarnai keluhan terkait keterbatasan kapasitas penginapan yang disediakan bagi para atlet.
Sejumlah atlet mengaku harus dibagi ke beberapa lokasi homestay karena tempat yang tersedia tidak mampu menampung seluruh rombongan.
Kondisi tersebut terjadi setelah kedua kontingen memilih tiba lebih awal dari jadwal resmi yang telah ditetapkan oleh panitia tingkat provinsi.
Salah seorang atlet Taekwondo asal Halmahera Timur, Ilham, mengatakan atlet dari cabang olahraga Taekwondo serta Pencak Silat putra dan putri ditempatkan di dua lokasi berbeda, yakni Kosan Argentina dan Penginapan Dodola yang berada di kawasan Tana Tinggi, Kecamatan Morotai Selatan.
Menurut Ilham, pembagian penginapan dilakukan karena satu homestay tidak mampu menampung seluruh atlet yang datang. Bahkan, dalam satu kamar terpaksa ditempati oleh tiga hingga lima orang.
“Penampungan homestay tidak bisa tampung jika hanya satu homestay untuk seluruh atlet yang jumlahnya cukup banyak. Satu kamar harus diisi tiga hingga lima orang,” ujar Ilham.
Menanggapi keluhan tersebut, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pulau Morotai, Julkifli Kamal, menegaskan bahwa penyediaan akomodasi dan penginapan seluruh kontingen selama mengikuti POPDA XII merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Julkifli menjelaskan, kepadatan penginapan terjadi karena kontingen Haltim dan Halut memutuskan berangkat lebih awal dari jadwal resmi yang telah ditetapkan.
Berdasarkan agenda, seluruh kontingen kabupaten/kota dijadwalkan tiba di Morotai pada Senin, 6 Juli 2026.
“Sebenarnya dalam agenda, kontingen dijadwalkan berangkat tanggal 6 Juli. Namun karena mereka memilih datang lebih awal pada tanggal 5 Juli, maka kondisi itu menjadi kewenangan provinsi dan tidak perlu dipermasalahkan,” kata Julkifli.
Ia menambahkan, seluruh keberangkatan kontingen dari daerah lain akan dilakukan secara serentak sesuai jadwal yang telah diatur Pemerintah Provinsi, termasuk pengaturan transportasi laut menggunakan kapal feri menuju Pulau Morotai.
Sementara itu lanjutnya , Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai sebagai tuan rumah tetap memfokuskan perhatian pada kesiapan pelaksanaan pertandingan.
Julkifli memastikan seluruh persiapan teknis telah dimatangkan sejak tiga hari terakhir.
Menurutnya, sembilan cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada POPDA XII telah siap digunakan.
Selain itu kata dia, atlet tuan rumah juga telah menjalani Training Center (TC) guna mematangkan kesiapan fisik, teknik, dan mental sebelum bertanding.
Ia juga mengatakan, dengan berbagai persiapan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai optimistis mampu menjadi tuan rumah yang sukses sekaligus menargetkan kontingen Morotai menembus posisi tiga besar pada ajang POPDA XII Maluku Utara 2026.
(Sufandy)














