Warga Haltim Resah, Banjir Lumpur Diduga Berasal dari Area Tambang PT Anglit Raya

- Wartawan

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALTIM – HabarIndonesia.id – Akses jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Kota Maba dan Kecamatan Maba menuju wilayah Buli, Kabupaten Halmahera Timur, kembali lumpuh akibat banjir lumpur setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Selasa (19/5/2026).

Material lumpur bercampur batu menutupi sebagian badan jalan sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat mengalami kesulitan untuk melintas.

Sejumlah pengendara bahkan terpaksa menghentikan perjalanan dan menunggu hingga kondisi jalan dinilai lebih aman.

Warga menduga material yang menutupi ruas jalan berasal dari kawasan aktivitas pertambangan milik PT Anglit Raya yang berada di sekitar jalur tersebut.

Saat curah hujan tinggi, air dari area perbukitan diduga membawa lumpur dan bebatuan hingga meluap ke jalan utama.

Pantauan warga di lokasi menunjukkan permukaan jalan berubah sangat licin dan dipenuhi endapan lumpur tebal.

Kondisi itu dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara kendaraan kecil yang berisiko tergelincir.

Burhanudin, warga Desa Mabapura, mengatakan kejadian serupa telah berulang kali terjadi setiap musim hujan. Menurutnya, masyarakat mulai resah karena persoalan tersebut belum mendapatkan penanganan yang serius.

“Kalau hujan deras, jalan pasti penuh lumpur dan batu. Kendaraan susah lewat dan sangat berbahaya. Ini bukan baru sekali terjadi,” ujar Burhanudin.

Ia menilai perusahaan seharusnya memiliki sistem pengendalian lingkungan yang memadai agar material tambang tidak terbawa arus hujan ke jalan umum.

Namun hingga kini, kondisi tersebut terus berulang dan mengganggu aktivitas masyarakat. Selain menghambat perjalanan warga, jalur Maba–Buli juga merupakan akses vital untuk distribusi barang serta mobilitas antarwilayah di Kabupaten Halmahera Timur.

“Kami khawatir apabila tidak segera ditangani, kerusakan jalan akan semakin parah dan risiko kecelakaan semakin tinggi untuk masyarakat penguna jalan,” Ucapnya.

Karena itu kata dia, masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dampak aktivitas pertambangan di sekitar jalur tersebut.

Ia juga menyampaikan, Warga berharap pemerintah bersama pihak perusahaan segera mengambil langkah konkret agar akses utama masyarakat tetap aman digunakan, terutama saat intensitas hujan tinggi.

Lanjutnya, masyarakat juga berharap persoalan banjir lumpur tidak lagi dianggap sebagai kejadian musiman semata, melainkan sebagai masalah serius yang memerlukan solusi permanen demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga.

(Moh. Dzarik)

Berita Terkait

Haltim Jadi Tuan Rumah HKG PKK ke-54, Produk Unggulan Desa Siap Dipamerkan 11 Kontingen
Perjuangkan Infrastruktur Sesuai Kebutuhan Daerah, PUPR Malut Bahas Konektivitas Jalan Bersama DPD RI
Bus Sekolah, Ambulans hingga Relokasi Sekolah, Pelta Nilai Smart Marsindo Peduli Warga Lingkar Tambang
Gelar Rakor, Baznas Haltim Sepakati Infak dan Sedekah Rp20 Ribu bagi ASN yang Belum Penuhi Nisab Zakat
Sekda Haltim Tegaskan Koordinasi OPD Jadi Kunci Percepatan MCSP RBS 2026
Wabup Haltim Soroti Ketidakjelasan Status Lahan Transmigrasi Patlean, Minta BPN dan BPKH Turun Tangan
Wabup Helmi Pantau Proyek Jalan Lapen Loleojaya, Pastikan Infrastruktur Bermanfaat bagi Warga
Bupati Bassam Ultimatum Kepala OPD, Jangan Lindungi ASN Bolos, TTP Bisa Berujung Sanksi

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:42 WIT

Sasar 4 Kafe di Bacan, Polres Halsel Temukan Satu Hasil Tes Urine Awal Positif MOP

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:44 WIT

Hingga September 2026, Imigrasi Catat 17.597 Tindakan Administratif, Perkuat Pengawasan Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:26 WIT

ISI-PELITA Resmi Diluncurkan, LPKA Kelas II Ternate Perluas Akses Literasi dan Pendidikan Anak Binaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:01 WIT

Imigrasi Indonesia Lampaui Target PNBP 2026, Realisasi Capai Rp8,68 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:42 WIT

Somasi Direksi Perumda Ake Gaale, Kuasa Hukum Abdullah Bandang Tuntut Pembayaran Penghargaan Masa Jabatan

Berita Terbaru