Sherly Tjoanda Siapkan 100 Sapi Kurban dan Gerakan Pangan Murah, Hingga Gedung Bulog Baru

- Wartawan

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOFIFI – HabarIndonesia.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara menyiapkan 100 ekor sapi kurban untuk disembelih dan didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Program yang digagas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, ini merupakan bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus membantu masyarakat menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha.

“Menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional Iduladha, Pemprov Maluku Utara telah menyiapkan beberapa langkah taktis,” ujar Sherly di Sofifi, Minggu (17/5/2026).

Sherly menjelaskan, distribusi 100 ekor sapi dilakukan secara proporsional agar seluruh daerah di Maluku Utara dapat merasakan manfaat program tersebut.

Menurutnya, langkah ini tidak hanya bernilai sosial dan keagamaan, tetapi juga menjadi upaya pemerintah dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok menjelang hari raya.

Selain program hewan kurban kata dia, Pemprov Maluku Utara juga menyiapkan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang akan digelar rutin di 10 kabupaten/kota.

Lanjutnya, Program ini menyediakan komoditas penting seperti beras, bawang, cabai, dan tomat dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Di sektor pertanian ia menyampaikan, Pemprov Maluku Utara memperoleh dukungan dari Kementerian Pertanian berupa program cetak sawah baru seluas 10.000 hektare serta optimalisasi kembali 4.600 hektare sawah di Kabupaten Halmahera Utara dan Kabupaten Halmahera Timur.

Untuk memperkuat cadangan logistik lanjut Sherly, Perum Bulog RI juga telah mengalokasikan anggaran pembangunan enam gudang baru di Maluku Utara.

Menurutnya, Infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas penyimpanan dan menjamin ketersediaan bahan pangan di daerah.

Gubernur Sherly turut menyoroti ketergantungan Maluku Utara terhadap pasokan dari luar daerah.

Saat ini kata Sherly, sekitar 80 persen kebutuhan beras masih didatangkan dari luar, sementara daerah belum memiliki produksi mandiri untuk ayam potong dan telur.

Sebagai solusi lanjutnya, Pemprov Maluku Utara tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah investor untuk pengembangan lahan peternakan seluas 5 hingga 10 hektare.

Ia mengatakan, pemerintah menargetkan pada 2026 Maluku Utara sudah memiliki peternakan ayam petelur sendiri agar harga telur dapat ditekan dan lebih kompetitif.

“Selisih harga telur di Maluku Utara saat ini bisa lebih dari 50 persen dibandingkan harga di Pulau Jawa dan Sulawesi. Karena itu, kita harus segera membangun produksi mandiri,” kata Sherly.

Menurut Sherly, Pemprov Maluku Utara juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan ketersediaan stok Minyakita. Dari kebutuhan ideal 600 ribu liter, saat ini baru tersedia sekitar 100 ribu liter di gudang.

Di bidang ekonomi, Sherly mengapresiasi Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan atas sinergi yang berhasil menekan laju inflasi daerah.

Berdasarkan data Mei 2026 kata Sherly, inflasi tahunan (year-on-year) Maluku Utara tercatat sebesar 2,03 persen, sedangkan inflasi tahun kalender (year-to-date) berada di angka 2,59 persen. Angka ini berada di bawah rata-rata nasional.

“Ini adalah hasil kerja keras seluruh stakeholder dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan ekonomi Maluku Utara,” ujar Sherly.

Ia menegaskan, melalui program distribusi 100 sapi kurban, Gerakan Pangan Murah, peningkatan produksi pertanian, dan pembangunan sektor peternakan, Pemprov Maluku Utara menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

(Gus)

Berita Terkait

Haltim Jadi Tuan Rumah HKG PKK ke-54, Produk Unggulan Desa Siap Dipamerkan 11 Kontingen
Perjuangkan Infrastruktur Sesuai Kebutuhan Daerah, PUPR Malut Bahas Konektivitas Jalan Bersama DPD RI
Gelar Rakor, Baznas Haltim Sepakati Infak dan Sedekah Rp20 Ribu bagi ASN yang Belum Penuhi Nisab Zakat
Sekda Haltim Tegaskan Koordinasi OPD Jadi Kunci Percepatan MCSP RBS 2026
Wabup Helmi Pantau Proyek Jalan Lapen Loleojaya, Pastikan Infrastruktur Bermanfaat bagi Warga
Bupati Bassam Ultimatum Kepala OPD, Jangan Lindungi ASN Bolos, TTP Bisa Berujung Sanksi
Momentum HUT ke-27 Malut, BRI Perkuat Ekonomi Nelayan dan Layanan Kesehatan Masyarakat
Sherly Tjoanda Ajak Warga Malut Perkuat Kerukunan dan Baku Sayang demi Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:42 WIT

Sasar 4 Kafe di Bacan, Polres Halsel Temukan Satu Hasil Tes Urine Awal Positif MOP

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:44 WIT

Hingga September 2026, Imigrasi Catat 17.597 Tindakan Administratif, Perkuat Pengawasan Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:26 WIT

ISI-PELITA Resmi Diluncurkan, LPKA Kelas II Ternate Perluas Akses Literasi dan Pendidikan Anak Binaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:01 WIT

Imigrasi Indonesia Lampaui Target PNBP 2026, Realisasi Capai Rp8,68 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:42 WIT

Somasi Direksi Perumda Ake Gaale, Kuasa Hukum Abdullah Bandang Tuntut Pembayaran Penghargaan Masa Jabatan

Berita Terbaru