Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat Akan Bahas Penyesuaian APBD 2025

- Wartawan

Sabtu, 25 Januari 2025 - 08:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halbar-Habarindonesia. Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD, dijadwalkan akan kembali membahas Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025. Pembahasan tersebut akan dilaksanakan setelah adanya evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara terhadap dokumen APBD yang telah diparipurnakan oleh DPRD pada November 2024 lalu.

Wakil Bupati Halbar, Djufri Muhammad, menyebutkan bahwa pembahasan tersebut diperkirakan akan digelar pada Februari 2025 mendatang. Hal ini dilakukan untuk memastikan penyesuaian dan penginputan data yang sedang berlangsung oleh TAPD. “Jika SK Gubernur sudah ada, tinggal dilanjutkan oleh pemerintah daerah dan DPRD. Penginputan dan penyesuaian yang dilakukan TAPD masih berlangsung,” ungkap Djufri.

Hasil evaluasi terhadap APBD 2025 mengindikasikan adanya beberapa catatan penting yang perlu disesuaikan. Wakil Bupati juga menambahkan bahwa pembahasan APBD 2025 ini akan serupa dengan daerah lainnya, kecuali bagi daerah yang tidak mengalami masalah serupa. “Evaluasi dilakukan untuk memastikan belanja langsung dan tidak langsung tidak mengalami ketidakseimbangan yang signifikan,” tambahnya.

Menurut Djufri, evaluasi APBD akan fokus pada belanja langsung dan belanja tidak langsung. Belanja tidak langsung mencakup pengeluaran untuk pegawai, bantuan sosial, hibah, gaji, dan lainnya. Sementara itu, belanja langsung lebih mengarah pada pelayanan publik, seperti belanja proyek, barang dan jasa, serta belanja modal.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menjelaskan bahwa jika belanja pegawai dan belanja tidak langsung terlalu besar dibandingkan dengan belanja pembangunan, hal tersebut akan menandakan bahwa APBD tidak sehat dan perlu dievaluasi. “Jika belanja lebih besar dari belanja publik, itu harus dievaluasi,” jelasnya.

Djufri juga menekankan pentingnya memperhatikan rasio utang dan defisit dalam APBD. Defisit APBD tidak boleh melebihi 25 persen dari total anggaran daerah, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Evaluasi ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan keuangan daerah.

APBD Kabupaten Halmahera Barat Tahun 2025 diperkirakan sebesar Rp 1.090.923.394.504. Anggaran ini terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai Rp 58.612.235.000, Dana Perimbangan Rp 833.903.440.000, serta pendapatan daerah lainnya yang sah sebesar Rp 45.339.219.000. Total belanja untuk APBD 2025 sebesar Rp 1.142.640.806.735, dengan rincian belanja operasi Rp 833.795.124.081, belanja modal Rp 102.206.939.654, dan belanja tak terduga Rp 5.000.000.000.

Sementara itu, belanja transfer diperkirakan sebesar Rp 201.638.743.000. Dalam hal pembiayaan daerah, terdapat surplus/defisit sebesar Rp 51.717.412.231, yang akan ditutupi dengan pembiayaan netto sebesar Rp 51.717.412.231.

Selisih antara pendapatan dan belanja tersebut menunjukkan adanya defisit yang harus ditutupi melalui pembiayaan daerah, sehingga memastikan keseimbangan dalam pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat berkomitmen untuk melakukan penyesuaian agar APBD 2025 dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
(Wan)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:44 WIT

Pemprov Malut Pacu Pembangunan Rumah KAT di Tayawi, Identitas Budaya Suku Togutil Tetap Dijaga

Minggu, 20 September 2026 - 00:48 WIT

Pemprov Malut Evaluasi Pertumbuhan Ekonomi, Data OPD Jadi Dasar Strategi Pembangunan

Sabtu, 19 September 2026 - 11:24 WIT

Wamenaker Afriansyah Noor Tutup Pelatihan Produktivitas di Ternate, 416 Peserta Lulus Vokasi

Sabtu, 19 September 2026 - 11:06 WIT

Tata Kelola Mineral dan Ketahanan Energi Malut Dikaji, BPK RI Minta Data OPD Dipenuhi

Jumat, 18 September 2026 - 02:08 WIT

Harhubnas 2026, Sarbin Sehe, Transportasi Harus Hadir untuk Rakyat dan Gerakkan Ekonomi

Kamis, 17 September 2026 - 01:51 WIT

PAD Tumbuh Positif, Sarbin Sehe Minta Optimalisasi Pajak dan Kinerja UPT di Malut

Rabu, 16 September 2026 - 22:46 WIT

Wagub Sarbin Sehe Sampaikan Ranperda APBD-P 2026, Pendapatan Malut Naik Jadi Rp3,318 Triliun

Rabu, 16 September 2026 - 17:24 WIT

Perkim Haltim dan Unhas Reviu RP3KP, Fokus Perkuat Data dan Arah Pembangunan

Berita Terbaru