Pelarungan Sesaji Kepala Kerbau Desa Bendar Juwana: Tradisi Tahunan Penuh Makna

- Wartawan

Minggu, 13 April 2025 - 17:24 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – HabarIndonesia. Pada pagi hari ini, masyarakat Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kembali melangsungkan tradisi tahunan pelarungan sesaji ke laut. Tradisi ini merupakan bagian dari warisan budaya leluhur yang masih dijaga hingga kini oleh warga setempat.

Pelarungan sesaji yang menjadi pusat perhatian adalah kepala kerbau, yang dipercaya memiliki makna spiritual serta sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, khususnya dari hasil laut.

Tradisi ini digelar dengan penuh kekhidmatan dan diiringi berbagai kegiatan adat yang sarat nilai-nilai kearifan lokal. Warga tampak antusias mengikuti prosesi sejak pagi, dimulai dari arak-arakan sesaji hingga pelarungan di laut lepas.

Zahra Adnin, salah satu warga dari Desa Garuwan yang turut menyaksikan kegiatan ini, mengungkapkan bahwa pelarungan sesaji bukan sekadar ritual, melainkan bentuk penghormatan terhadap alam.

“Saya datang setiap tahun untuk menyaksikan pelarungan ini. Ini bukan hanya tradisi, tapi juga doa bersama agar nelayan diberi keselamatan dan hasil laut melimpah,” ungkapnya.

Senada dengan Zahra, Mbak Miati, warga lain dari Desa Garuwan yang bertetangga langsung dengan Desa Bendar, menyampaikan bahwa pelarungan sesaji kepala kerbau adalah simbol persembahan yang kuat maknanya bagi masyarakat pesisir.

“Meski zaman sudah modern, kami tetap percaya tradisi ini punya kekuatan spiritual. Ini bentuk kami menghargai laut sebagai sumber kehidupan,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luar desa maupun para pemerhati budaya lokal. Pelarungan sesaji kepala kerbau juga dinilai sebagai bentuk pelestarian budaya yang masih hidup di tengah masyarakat modern.

Dengan tetap menjaga nilai-nilai tradisi dan menjadikan budaya sebagai jembatan spiritual, pelarungan sesaji di Desa Bendar menjadi bukti bahwa kearifan lokal memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat hingga kini.

(A. Rima Mustajab)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru