Warga Desak Audit Dana Desa Busua, Kepala Desa Diduga Salahgunakan Anggaran, BPMD, Inspektorat Diam

- Wartawan

Minggu, 4 Mei 2025 - 15:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL – HabarIndonesia. Konflik internal yang terjadi di tengah masyarakat Desa Busua, Kabupaten Halmahera Selatan, disebut berakar dari lemahnya kepemimpinan Kepala Desa Andi Hairuddin, 04/05/25.

Masyarakat melalui perwakilannya, Fauzi, mendesak Inspektorat dan BPMD Halmahera Selatan untuk segera mengambil langkah tegas dengan melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Desa.

Fauzi mengungkapkan kekecewaannya atas sikap Inspektorat yang dianggap hanya memberi janji tanpa realisasi. Dalam pertemuan yang digelar pada Kamis (23/01/2025), Kepala Inspektorat menjanjikan audit khusus terhadap Kepala Desa Busua. Namun, hingga kini, belum ada tindakan nyata yang dilakukan oleh pihak terkait.

“Jangan hanya pandai mengumbar janji, buktikan dengan tindakan nyata. Masyarakat menunggu keadilan dan transparansi,” tegas Fauzi.

Ia menyoroti bahwa pengelolaan Dana Desa seharusnya berlandaskan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, serta Permendesa PDTT Nomor 13 Tahun 2020, yang mengatur prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat. Sayangnya, prinsip-prinsip ini tidak dijalankan oleh pihak pemerintah desa.

Anggaran tahun 2023–2024 disebut sudah habis, namun program-program pembangunan di lapangan banyak yang mangkrak. Bahkan, pembayaran upah untuk material pun belum diselesaikan.

Fauzi juga menyampaikan bahwa bendahara desa mengaku tidak tahu-menahu soal anggaran tahun 2024 saat dikonfirmasi melalui WhatsApp oleh salah satu warga.

“Ini menunjukkan bahwa Kepala Desa gagal menjalankan amanah dan mengelola Dana Desa secara profesional. Dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan publik justru tidak jelas penggunaannya,” tambah Fauzi.

Masyarakat Desa Busua merasa kecewa dan kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah desa. Dugaan bahwa Dana Desa hanya digunakan untuk kepentingan pribadi Kepala Desa makin menguat, ditambah tidak adanya transparansi dari pemerintah desa.

Fauzi mendesak Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan untuk segera bertindak. Jika tidak, masyarakat mengancam akan membawa kasus ini ke ranah hukum, termasuk melaporkannya ke pihak kepolisian dan kejaksaan, mengacu pada UU Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Kami tidak ingin terjadi konflik horizontal di masyarakat. Jika tidak ditangani dengan cepat, ketegangan ini bisa meluas,” tegasnya.

Korupsi, menurut Fauzi, adalah penyakit sosial yang harus diberantas hingga ke akar. Jika dibiarkan, hal ini akan merusak sendi-sendi pembangunan desa dan menciptakan ketimpangan sosial di masyarakat Desa Busua dan Halmahera Selatan secara umum.

Di akhir pernyataannya, Fauzi meminta agar Inspektorat segera memberhentikan Andi Hairuddin dari jabatannya sebagai Kepala Desa Busua.

Ia juga menyerukan kepada pihak Kecamatan Kayoa Barat, sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah, untuk turun tangan dan mencegah gejolak sosial yang lebih besar.

(Pandi)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIT

Lima Bakal Calon Berebut Kursi Ketua Golkar Ternate, Satu Kandidat Gugur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:19 WIT

Ardian Idhan Klaim Kantongi 10 Dukungan, Musda Golkar Ternate Digelar 12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:06 WIT

Ardian Idhan Resmi Ambil Formulir, Tim Pemenangan Klaim 7 PK Golkar Beri Dukungan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:28 WIT

Ardian Idhan Siap Bertarung di Musda Golkar Ternate, Kantongi Rekomendasi serta dukungan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:16 WIT

KPU Halsel Perkuat Budaya Kerja Bersih, Zona Integritas Jadi Komitmen Bersama

Rabu, 30 September 2026 - 18:48 WIT

Pleno PDPB Triwulan III, KPU Halsel Catat 192.741 Pemilih di 30 Kecamatan

Sabtu, 26 September 2026 - 01:38 WIT

Husni Bopeng Serap Aspirasi Warga Buku Maadu, Air Bersih hingga Nasib Guru Jadi Sorotan

Sabtu, 26 September 2026 - 00:08 WIT

Reses Husni Bopeng di Tarau Serap Aspirasi Warga, Saluran Air hingga Jalan Lingkungan Jadi Prioritas

Berita Terbaru