Berita  

Tujuh Kabupaten dan Provinsi Maluku Utara Raih Penghargaan UHC Award 2026

TERNATE – HabarIndonesia.id – Gubernur Maluku Utara mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi Maluku Utara serta sejumlah pemerintah kabupaten/kota yang berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 di wilayah kerja BPJS Kesehatan Kantor Cabang Ternate. Kamis, 29/1/26.

Penghargaan tersebut diberikan kepada satu pemerintah provinsi dan tujuh pemerintah kabupaten yang dinilai berhasil memberikan kepastian perlindungan kesehatan kepada masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Melalui program ini, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan secara adil, bermutu, dan tanpa hambatan biaya.

Pada kategori Madya, penghargaan diraih oleh Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Pulau Morotai, Halmahera Selatan, Tidore Kepulauan, dan Kabupaten Kepulauan Sula. Sementara itu, kategori Pratama diraih oleh Kabupaten Halmahera Barat.

Gubernur menilai capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama pemerintah daerah dalam memperluas cakupan kepesertaan serta menjaga keaktifan peserta JKN, sehingga manfaat jaminan kesehatan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Keberhasilan ini adalah buah kerja keras para kepala daerah, jajaran birokrasi, tenaga kesehatan, serta BPJS Kesehatan yang secara konsisten membangun dan memperkuat sistem jaminan kesehatan di Maluku Utara,” ujar Gubernur.

Meski demikian, Gubernur menegaskan masih terdapat pekerjaan rumah di sektor jaminan kesehatan.

Tiga daerah, yakni Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Utara, dan Kabupaten Pulau Taliabu, menjadi perhatian khusus karena belum memenuhi target cakupan dan keaktifan peserta JKN.

Untuk itu, kata Gubernur, Pemerintah Provinsi Maluku Utara akan melakukan pembinaan dan pengawasan yang lebih terukur terhadap ketiga daerah tersebut guna mempercepat perbaikan kebijakan jaminan kesehatan yang berpihak pada kepentingan publik.

Langkah tersebut, menurut Gubernur, sejalan dengan arah kebijakan nasional serta Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan sektor kesehatan sebagai prioritas pelayanan dasar.

“Penghargaan UHC bukan tujuan akhir. Ini adalah fondasi untuk memastikan negara benar-benar hadir dan rakyat terlindungi dalam pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa ukuran keberhasilan sejati tidak terletak pada piagam penghargaan, melainkan pada sejauh mana masyarakat memperoleh perlindungan dan layanan kesehatan yang layak, merata, dan berkelanjutan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *