TERNATE— HabarIndonesia.id. Dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Walisongo Maluku Utara resmi meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Santri Madrasah Tsanawiyah (MTS) Darul Falah Yayasan Walisongo Maluku Utara, Kelurahan Dufa-Dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini disambut antusias oleh para guru dan khusus siswa yang menjadi penerima manfaat.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi siswa dan mendukung kesejahteraan peserta didik, khususnya di lingkungan pesantren dan sekolah berbasis asrama. Pada peluncuran ini, MBG berhasil melayani 127 siswa dari kelas satu hingga kelas tiga di MTS Darul Falah.
Kegiatan ini diinisiasi oleh SPPG Dapur Walisongo Maluku Utara, di bawah kepemimpinan M. Fadli Haris atau yang akrab disapa Kodi.
Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan gizi anak-anak sekolah, terutama yang tinggal di lingkungan yayasan.
“Pendistribusian MBG kali ini berjalan lancar. Semua siswa dari kelas satu hingga kelas tiga mendapatkan makanan bergizi. Ini juga menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda,” ujar Fadli Haris kepada HabarIndonesia.id. Selasa 28/10/25.
Pelaksanaan program berlangsung di Sekolah Yayasan Walisongo Maluku Utara, Santri, MTS Darul Falah, yang terletak di Kelurahan Dufa-Dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate.
Program MBG resmi diluncurkan pada Selasa, 28 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Program ini diadakan sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan siswa sekaligus perwujudan semangat Sumpah Pemuda menumbuhkan kepedulian sosial dan gotong royong di kalangan pemuda.
Selain itu, Lanjut Fadli, MBG juga menjadi solusi atas keterbatasan biaya konsumsi di sekolah yang berbasis asrama.
Kepala Sekolah MTS Darul Falah, Sendy Rahman, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas bantuan ini.
“Kami sangat bersyukur karena MBG membantu kebutuhan konsumsi kami. Siswa dan guru yang tinggal di asrama, jadi program ini sangat membantu dari segi makan dan gizi harian,” ujar Sendy.
Lanjut Sendy, program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini bukan sekadar euforia, tetapi juga merupakan bagian dari kebutuhan utama, khususnya di yayasan atau Santri, madrasah tsanawiyah (MTs).
Ia menjelaskan bahwa nilai makan para santri sebenarnya sangat kecil, namun dengan adanya program MBG, mereka sangat terbantu dari sisi pemenuhan gizi dan kebutuhan makanan sehari-hari.
Dengan adanya MBG, yang sebelumnya makan tiga kali sehari kini bisa terpenuhi dengan lebih baik, sehingga anggaran yang biasanya digunakan untuk makan dapat dialihkan untuk kebutuhan penting lainnya.
Pelaksanaan MBG dilakukan dengan sistem pendistribusian langsung oleh tim dapur SPPG ke siswa penerima manfaat.
Sebelum makan bersama dimulai, Fadli Haris juga memberikan edukasi ringan tentang sejarah Hari Santri dan Sumpah Pemuda, menanamkan nilai perjuangan dan semangat kebersamaan kepada para siswa.
Salah satu siswa kelas tiga, Abdullah Shadiq Akbar, juga menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Terima kasih Pak Prabowo atas makanan bergizi gratis ini. Makanannya sedap dan segar, semoga program ini terus berlanjut,” ungkapnya dengan senyum bahagia.
Lanjut Sendy, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan oleh SPPG Walisongo Maluku Utara tidak hanya memberi manfaat gizi bagi siswa, tetapi juga menanamkan nilai solidaritas dan semangat kebangsaan di momen bersejarah Hari Sumpah Pemuda.
“Diharapkan, program ini dapat terus berjalan dan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya di Maluku Utara,” Pungkasnya.
(Red)













