SOFIFI – HabarIndonesia.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memaparkan capaian pembangunan infrastruktur sepanjang tahun 2025 dalam agenda Malam Apresiasi Akhir Tahun 2025 yang digelar pada Senin malam di Sofifi.
Pemaparan capaian pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur Provinsi Maluku Utara sepanjang tahun 2025.
Pemaparan disampaikan langsung oleh Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara, Risman Iriyanto Djafar, mewakili Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Kegiatan berlangsung pada Senin malam, dan keterangan resmi disampaikan pada Kamis (1/1/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi dan evaluasi atas kinerja pembangunan infrastruktur di penghujung tahun, sekaligus bentuk apresiasi terhadap kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan.
Melalui pemaparan data capaian fisik dan program strategis di seluruh bidang teknis Dinas PUPR.
Dalam sambutannya, Risman Iriyanto Djafar menjelaskan bahwa sepanjang 2025, Dinas PUPR fokus pada pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dasar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari jalan dan jembatan, sumber daya air, hingga permukiman dan tata ruang.
“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran dan dukungan pemerintah daerah. Infrastruktur menjadi fondasi utama dalam mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Risman.
Pada Bidang Bina Marga, Dinas PUPR mencatat pembangunan jalan sepanjang 11 kilometer, pembangunan jembatan 125 meter, pemeliharaan jembatan 200 meter, serta pemeliharaan jalan sepanjang 75 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah Maluku Utara.
Sementara itu, pada Bidang Sumber Daya Air, pemerintah provinsi membangun saluran irigasi sepanjang 4.642 meter, talud pengaman sepanjang 463 meter, serta melakukan pemeliharaan jaringan irigasi mencapai 7.416 meter.
Infrastruktur ini diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan serta mengurangi risiko banjir dan abrasi.
Di Bidang Cipta Karya, Dinas PUPR merealisasikan pembangunan gedung dengan total luas 4.132,51 meter persegi, pembangunan drainase sepanjang 516 meter, serta pembangunan empat unit Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan kapasitas 20,83 liter per detik.
Tak hanya pembangunan fisik, pada Bidang Jasa Konstruksi, Pemprov Maluku Utara juga menaruh perhatian pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan E-Katalog penyedia yang diikuti 100 peserta, guna mendorong transparansi dan profesionalisme sektor konstruksi.
Sementara di Bidang Tata Ruang, Pemprov Maluku Utara telah menghadirkan dan mengoperasikan Sistem Informasi Tata Ruang (WebGIS) yang mendukung perencanaan, pengendalian, dan pemanfaatan ruang secara digital dan terintegrasi.
Risman menegaskan bahwa capaian pembangunan infrastruktur sepanjang 2025 tidak hanya diukur dari angka, tetapi juga dari keberlanjutan dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Ke depan, kami berkomitmen memperkuat kualitas pembangunan, memastikan pemeliharaan berjalan optimal, dan menjaga agar infrastruktur yang dibangun benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat Maluku Utara,” tegasnya.
Lanjut Risman, Agenda Malam Apresiasi Akhir Tahun 2025 ditutup dengan ajakan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dalam semangat Siap Membangun Negeri.
(Red)













