Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Halsel pada 17–19 Agustus, Warga Diminta Waspada

- Wartawan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:43 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPBD Halmahera Selatan, Jakaruddin, S.Pd., M.Pd. Dok. Istimewa.

Kepala BPBD Halmahera Selatan, Jakaruddin, S.Pd., M.Pd. Dok. Istimewa.

HALSEL, HabarIndonesia.id – Masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini potensi angin kencang pada 17–19 Agustus 2026. Peringatan tersebut dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan akibat adanya sirkulasi udara di sekitar Perairan Pasifik Barat yang berdampak pada peningkatan kecepatan angin.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan sejumlah risiko, mulai dari pohon tumbang, kerusakan bangunan, gangguan jaringan listrik, hingga terganggunya aktivitas transportasi, terutama transportasi laut.

Kepala BPBD Halmahera Selatan, Jakaruddin, S.Pd., M.Pd., meminta masyarakat tidak mengabaikan peringatan dini tersebut. Warga, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, diminta melakukan langkah antisipasi dan memastikan lingkungan sekitar dalam kondisi aman.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi angin kencang. Pastikan atap rumah, kabel listrik, serta pohon di sekitar lingkungan dalam kondisi aman. Jika cuaca memburuk, kurangi aktivitas di luar rumah dan hindari lokasi yang berisiko,” ujar Jakaruddin, Selasa (18/8/2026).

Ia juga mengingatkan nelayan dan pengguna transportasi laut untuk memantau kondisi cuaca, angin, dan gelombang sebelum beraktivitas.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Jangan memaksakan diri melaut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan,” tegasnya.

Sementara itu, BMKG Stasiun Meteorologi Oesman Sadik Halmahera Selatan memprakirakan kondisi cuaca secara umum pada 18–24 Agustus 2026 berada pada kategori cerah hingga cerah berawan di sejumlah wilayah Halsel, termasuk Bacan, Kasiruta, Mandioli-Botang Lomang, Obi, Gane-Joronga, Widi, Kayoa, dan Makian.

Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap kondisi laut. BMKG mencatat potensi tinggi gelombang 0,2–2,0 meter selama periode tersebut. Gelombang signifikan setinggi 1,5–2,0 meter berpotensi terjadi di perairan Bacan, Obi, Makian, dan Kayoa.

BPBD juga mengingatkan warga agar tidak berteduh atau beraktivitas di bawah pohon besar, baliho, maupun bangunan yang berpotensi roboh saat angin kencang. Pemeriksaan terhadap atap rumah, kabel listrik, dan pohon di sekitar permukiman juga perlu dilakukan sebagai langkah pencegahan.

“Kami berharap masyarakat tidak panik, tetapi tetap siaga. Pantau terus informasi resmi BMKG dan BPBD, terutama sebelum melakukan aktivitas di laut maupun di luar rumah,” kata Jakaruddin.

BPBD Halmahera Selatan meminta masyarakat segera melaporkan setiap kejadian darurat atau bencana yang terjadi di lingkungan sekitar. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center 117 atau Pusdalops BPBD Halsel melalui WhatsApp 0821 4810 8245.

BPBD menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat penting untuk mengurangi risiko akibat cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau tetap tenang, waspada, serta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.

(Ian)

Berita Terkait

Haltim Jadi Tuan Rumah HKG PKK ke-54, Produk Unggulan Desa Siap Dipamerkan 11 Kontingen
Perjuangkan Infrastruktur Sesuai Kebutuhan Daerah, PUPR Malut Bahas Konektivitas Jalan Bersama DPD RI
Bus Sekolah, Ambulans hingga Relokasi Sekolah, Pelta Nilai Smart Marsindo Peduli Warga Lingkar Tambang
Gelar Rakor, Baznas Haltim Sepakati Infak dan Sedekah Rp20 Ribu bagi ASN yang Belum Penuhi Nisab Zakat
Sekda Haltim Tegaskan Koordinasi OPD Jadi Kunci Percepatan MCSP RBS 2026
Wabup Haltim Soroti Ketidakjelasan Status Lahan Transmigrasi Patlean, Minta BPN dan BPKH Turun Tangan
Wabup Helmi Pantau Proyek Jalan Lapen Loleojaya, Pastikan Infrastruktur Bermanfaat bagi Warga
Bupati Bassam Ultimatum Kepala OPD, Jangan Lindungi ASN Bolos, TTP Bisa Berujung Sanksi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:47 WIT

SAMURAI Minta Pemprov Malut Usut Dugaan Permainan Harga Kelapa dan Lindungi Petani Halut

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:15 WIT

BRI Cabang Ternate Sosialisasikan Layanan QLola dan Pinjaman Multiguna kepada Pegawai Kejati Maluku Utara

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:23 WIT

BRI dan Dinas Perikanan Halbar Salurkan Kartu KUSUKA, Dorong Pemberdayaan Pelaku Usaha Pesisir

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:46 WIT

Sekda Haltim Tekankan Empat Kunci Pengendalian Inflasi, Harga, Pasokan, Distribusi dan Komunikasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:44 WIT

10 Kopdes Merah Putih Ternate Lolos Verifikasi, Pemkot Disiapkan Jadi Pengerak Ekonomi Kelurahan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:51 WIT

Isu Pungli KUR Nelayan di Halbar Beredar, BRI Pastikan Penyaluran Sesuai Prosedur

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:39 WIT

Sekda Ricky, Pemkab Haltim Komitmen Tekan Stunting, Insentif Disalurkan kepada 404 Penerima

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:51 WIT

99 Warga Maba Tengah Terima Insentif, Sekda Haltim Tegaskan Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

Berita Terbaru