Kejati Maluku Utara Periksa Sekda Tidore Terkait Dugaan Korupsi Honorarium Rohaniawan Rp4,8 Miliar

- Wartawan

Senin, 19 Januari 2026 - 12:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, terkait dugaan tindak pidana korupsi pada realisasi belanja jasa kantor honorarium rohaniawan di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara Tahun 2023 Nomor 13.A/LHP/XIX.TER/5/2024, yang menemukan adanya realisasi belanja jasa kantor honorarium rohaniawan pada Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tidore yang tidak sesuai peruntukan dengan nilai mencapai Rp4.852.500.000.

Berdasarkan LHP BPK, ketidaksesuaian tersebut mengakibatkan realisasi belanja jasa kantor tidak mencerminkan kondisi yang sebenarnya dan berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.

Pantauan HabarIndonesia.id, Ismail Dukomalamo hadir memenuhi panggilan penyidik dengan mengenakan pakaian dinas lengkap berwarna cokelat dan sepatu hitam, didampingi dua orang staf.

Ia terlihat keluar dari Gedung Adhyaksa Kejati Maluku Utara sekitar pukul 16.00 WIT, Senin (19/1/2026).

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Maluku Utara, Richard Sinaga, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Sekda Tidore tersebut.

“Iya benar, pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan penyimpangan anggaran pada realisasi belanja jasa kantor honorarium rohaniawan,” ujar Richard.

Ia menjelaskan, pemeriksaan masih bersifat pendalaman guna mengungkap mekanisme penganggaran, pelaksanaan, serta pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam penggunaan anggaran dimaksud.

Atas temuan tersebut, BPK sebelumnya telah merekomendasikan kepada Wali Kota Tidore Kepulauan agar memerintahkan Sekretaris Daerah selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk lebih cermat dalam mengevaluasi perencanaan anggaran, khususnya belanja jasa kantor yang diusulkan oleh Bagian Kesra.

Temuan BPK ini menjadi pintu masuk bagi Kejati Maluku Utara untuk menelusuri lebih jauh adanya dugaan perbuatan melawan hukum serta menghitung potensi kerugian keuangan negara dalam penggunaan anggaran honorarium rohaniawan tersebut.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru