TERNATE – HabarIndoneaia.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Maluku Utara menggelar Pelantikan Pengurus dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sebagai langkah konsolidasi besar menghadapi agenda politik nasional dan pemilu mendatang.
Kegiatan ini berlangsung di pelataran Benteng Oranje, Kota Ternate, dan dihadiri jajaran elite DPP, kepala daerah, serta seluruh kader NasDem se-Maluku Utara. Sabtu, 10/01/26.
Pelantikan pengurus DPW NasDem Maluku Utara ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Saan Mustopa, didampingi Sekretaris Jenderal DPP NasDem Hermawi F. Taslim dan Koordinator Wilayah NasDem Maluku Utara Helmi Umar Muchsin.
Turut hadir Wali Kota Ternate, Bupati Halmahera Timur, Wakil Wali Kota Ternate, Wakil Bupati Halmahera Barat, serta para sekretaris daerah kabupaten/kota.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat soliditas organisasi, menegaskan arah perjuangan partai, serta menyatukan langkah seluruh struktur NasDem dalam menghadapi pemilu, termasuk target mengembalikan kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan Maluku Utara yang belum berhasil diraih pada tiga pemilu terakhir.
Dalam sambutannya, Saan Mustopa menegaskan bahwa Partai NasDem harus hadir sebagai kekuatan politik yang membawa kemaslahatan nyata bagi masyarakat, baik melalui jalur eksekutif maupun legislatif.
“NasDem tidak boleh hanya hadir dalam kekuasaan, tetapi harus benar-benar menghadirkan manfaat bagi rakyat. Partai harus menjadi alat perjuangan untuk kesejahteraan daerah,” tegas Saan.
Ia menilai Maluku Utara memiliki potensi besar dari sisi sejarah, budaya, kekayaan alam, pariwisata, hingga sumber daya laut dan pertambangan yang dapat menjadi modal kuat membangun daerah.
“Maluku Utara punya semua syarat untuk menjadi simbol peradaban yang maju dan berdaya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPW Partai NasDem Maluku Utara yang baru dilantik, Husni Bopeng, menegaskan komitmennya untuk melakukan penguatan struktur partai hingga ke tingkat desa sebagai kunci kemenangan politik ke depan.
“Kami butuh kecerdasan organisasi. DPC harus benar-benar difungsikan, rantai partai harus hidup sampai ke desa-desa,” kata Husni.
Ia mengakui kegagalan NasDem Maluku Utara dalam mengamankan kursi DPR RI pada Pemilu 2014, 2019, dan 2024. Namun, hal tersebut justru menjadi pesan moral dan tanggung jawab besar yang harus dijawab oleh seluruh kader.
“Ketua Umum Pak Surya Paloh pernah berpesan kepada saya, ‘Ni, kerja ya!’ Pesan itu menjadi tanggung jawab untuk mengembalikan satu kursi DPR RI yang hilang pada Pemilu 2024,” ungkapnya.
Menurut Husni, pelantikan dan Rakerwil ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem di Makassar pada 10 Agustus 2025, sekaligus bagian dari konsolidasi besar menuju pemilu mendatang.
Ia juga menekankan pentingnya membangun demokrasi yang lebih inklusif dan humanis.
“Kita sedang membangun ekosistem demokrasi yang tidak lagi terjebak sekat suku dan agama. Demokrasi harus berpihak pada hak-hak dasar rakyat,” tegasnya.
Selain itu, Husni mengingatkan adanya perubahan kebijakan fiskal nasional pada 2026 yang diperkirakan berdampak langsung ke daerah.
Oleh karena itu, lanjut Husni, NasDem Maluku Utara dituntut lebih siap secara politik dan kebijakan agar kepentingan rakyat tetap terjaga.
Dalam kesempatan tersebut, DPP Partai NasDem, melalui Saan Mustopa juga menyerahkan sejumlah Surat Keputusan (SK), di antaranya SK kepengurusan DPC Patani, Maba, dan Jailolo, serta SK DPW terkait Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW NasDem Maluku Utara.
(Red)













