Pembangunan Malut Disorot Mahasiswa HMPS Sosiologi UMMU, DPRD Tekankan Pentingnya SDM dan Pendidikan

- Wartawan

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia.id – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sosiologi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) menggelar kuliah tamu perdana bertema “Problem Pembangunan (Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur Maluku Utara)”, menghadirkan Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara Komisi III dari Fraksi PKB, Muksin Amron, S.H., sebagai narasumber utama.

Kegiatan akademik tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari agenda penguatan kajian kritis mahasiswa terhadap dinamika pembangunan daerah, sekaligus menjadi momentum awal kepemimpinan Rila A. Marwa sebagai Ketua HMPS Sosiologi UMMU periode 2024–2025.

Dalam sambutannya, Rila A. Marwa menegaskan bahwa pembangunan dalam perspektif sosiologi tidak hanya dimaknai sebagai pertumbuhan ekonomi atau pembangunan fisik semata, melainkan sebagai proses sosial yang sarat dengan relasi kekuasaan, struktur, serta kepentingan.

“Dalam kajian sosiologi, pembangunan harus dibaca secara kritis. Satu tahun kepemimpinan Gubernur Maluku Utara menjadi momentum penting untuk kita telaah secara akademis, terutama melihat ketimpangan sosial dan wilayah yang masih terjadi,” ujar Rila Saat Sambutan. Selasa 30/12/25.

Ia menyoroti masih kuatnya persoalan kemiskinan struktural serta dampak sosial dan ekologis dari aktivitas pembangunan, khususnya di wilayah kepulauan dan kawasan pertambangan.

Menurutnya, mahasiswa sosiologi dituntut untuk tidak sekadar menjadi penonton, tetapi mampu menganalisis dan menawarkan perspektif alternatif yang berpihak pada keadilan sosial.

“Melalui kuliah tamu ini, kami berharap tercipta ruang pertukaran gagasan ilmiah yang mempertemukan teori di bangku kuliah dengan realitas sosial masyarakat Maluku Utara. Kritik yang lahir harus konstruktif, objektif, dan berorientasi pada keadilan sosial,” tegasnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing HMPS Sosiologi, Yahya Alhadad, dalam sambutannya mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan forum dialog tersebut sebagai ruang menyampaikan keresahan dan kritik terhadap berbagai problem yang terjadi selama kepemimpinan Gubernur Maluku Utara.

“Forum ini adalah ruang dialog. Mahasiswa dipersilakan menyampaikan pertanyaan, kritik, maupun keluhan berdasarkan data dan realitas yang dihadapi masyarakat,” ungkap Yahya.

Narasumber utama, Muksin Amrin, dalam pemaparannya menekankan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari aspek fisik, tetapi juga pembangunan nonfisik, terutama peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

“Pembangunan paling krusial saat ini adalah pendidikan. Jika sumber daya manusia Maluku Utara tidak mampu bersaing, maka kita akan selalu kalah dengan daerah lain,” ujarnya.

Ia mencontohkan pengalamannya saat bekerja di instansi pemerintahan, di mana dalam seleksi pegawai negeri, sebagian besar yang lolos berasal dari luar daerah, bukan dari Maluku Utara. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan masih lemahnya kualitas pendidikan dan daya saing SDM lokal.

“Oleh karena itu, undang-undang telah mengamanatkan 20 persen anggaran untuk pendidikan. Ini harus dimanfaatkan secara maksimal agar Maluku Utara tidak tertinggal,” pungkasnya.

“Kuliah tamu ini diharapkan mampu memperkuat peran teman-teman mahasiswa sosiologi sebagai agen perubahan sosial yang kritis dan berkontribusi dalam mengawal arah pembangunan Maluku Utara berkelanjutan,” Tutup Yahya.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru