Senator Hasby Yusuf Desak Presiden Prabowo Evaluasi Status PSN PT IWIP

- Wartawan

Senin, 8 Desember 2025 - 09:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – HabarIndonesia.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Hasby Yusuf (HY), mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengevaluasi bahkan mencabut status Proyek Strategis Nasional (PSN) bagi PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) yang beroperasi di Halmahera Tengah (Halteng).

Desakan ini muncul setelah Satgas Terpadu menangkap seorang warga negara asing asal China yang diduga hendak menyelundupkan bahan mineral ilegal melalui Bandara Khusus Weda Bay, Senin (5/12/2025).

“Presiden harus mencabut status PSN PT IWIP dan membuka akses bagi Pemprov dan Pemda Halteng untuk mengelola langsung Bandara dan Pelabuhan IWIP,” pungkas HY, Senin (8/12).

Menurut HY, bandara khusus milik IWIP dikelola sepenuhnya oleh perusahaan sejak 2019 tanpa pengawasan negara. Pengawasan baru dilakukan sejak 29 November lalu ketika Satgas Terpadu ditempatkan di bandara tersebut.

“Ini berarti penyelundupan bisa saja sudah terjadi berulang kali sebelum pengawasan diberlakukan,” ujarnya.

HY juga menilai sikap pemerintah pusat selama ini terlalu diam, padahal praktik tersebut sangat berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi negara maupun daerah.

“Perlu audit menyeluruh terhadap penggunaan fasilitas khusus. Perusahaan tidak boleh berlindung di balik status PSN untuk membawa keluar kekayaan alam kita,” tegasnya.

Sekretaris Majelis Wilayah KAHMI Malut itu menilai status bandara dan pelabuhan khusus di kawasan pertambangan membuka celah penyelundupan yang merugikan daerah.

“Status ini harus dicabut segera karena bisa saja penyelundupan lebih besar terjadi. Pemda dan Pemprov tidak punya akses terhadap ekspor-impor sehingga hak daerah bisa diselewengkan,” ungkapnya.

HY menambahkan, kasus penyelundupan serbuk nikel yang baru terungkap harus menjadi perhatian Presiden Prabowo, terutama untuk memastikan pengelolaan SDA tidak semata menguntungkan pihak asing.

“Maka kami minta ketegasan Presiden untuk memastikan kekayaan alam Malut tidak dikelola seenaknya. Harusnya daerah mendapatkan manfaat, bukan sebaliknya,” terangnya.

DPD Siap Kawal hingga Tuntas
HY menegaskan, perusahaan tambang yang beroperasi di Malut khususnya PT IWIP selama ini berlindung di bawah payung PSN. Karena itu ia mendorong evaluasi total terhadap seluruh proyek strategis di Malut maupun kawasan industri mineral lainnya.

“Semua PSN di Malut harus dievaluasi total. Kita dirugikan dari berbagai aspek,” tandasnya.

DPD RI, lanjut HY, akan mengawal kasus IWIP maupun IMIP di Morowali dan mendesak pencabutan status khusus bandara maupun pelabuhan yang dikelola perusahaan.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru