Menjaga Kepercayaan Publik, GPM Minta Pengawasan Dana Desa Diperkuat

- Wartawan

Senin, 4 Agustus 2025 - 07:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL – HabarIndonesia. Ketua Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Halmahera Selatan, Harmain Rusli, meminta pemerintah daerah dan pusat untuk mengambil sikap tegas terhadap pengelolaan dana desa yang belakangan kembali disorot oleh masyarakat.

Menurutnya, laporan dan keresahan warga harus dipandang sebagai panggilan untuk bertindak, bukan sebagai hal yang bisa disepelekan.(04/08/2025)

Dalam pernyataannya, Harmain menyoroti kasus dugaan penyimpangan di Desa Tabalema yang baru-baru ini mencuat ke publik. Ia menyebut bahwa persoalan yang dilaporkan warga harus menjadi pintu masuk untuk evaluasi secara menyeluruh terhadap seluruh tata kelola keuangan desa di Halsel.

“Kita tidak bisa terus-menerus reaktif. Harus ada sistem pengawasan yang lebih awal agar dana desa benar-benar digunakan sesuai tujuannya, untuk kepentingan masyarakat,” ujar Harmain saat ditemui wartawan di Labuha.

Ia juga menyinggung bahwa beberapa desa lain di Halsel tidak luput dari isu serupa, termasuk dugaan adanya kerja sama dengan media tertentu untuk membentuk narasi positif yang menutup ruang kritik publik. Menurutnya, hal seperti ini justru merusak fungsi kontrol sosial dan membuka ruang praktik manipulatif.

“Bukan waktunya pencitraan. Ini menyangkut uang negara dan kepercayaan rakyat. Kalau media dijadikan alat pembungkus fakta, maka kita sedang mundur dalam demokrasi,” tambahnya.

Lebih jauh, GPM Halsel berharap agar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Inspektorat, hingga aparat penegak hukum dapat turun langsung tanpa menunggu laporan massal dari masyarakat. Harmain menekankan bahwa keadilan harus dirasakan sejak di desa, dan itu hanya bisa terjadi jika ada transparansi dan ketegasan.

“Korupsi di level desa bisa menjadi akar ketidakpercayaan terhadap pemerintah. Jika pusat gembar-gembor pemberantasan korupsi, daerah juga harus menunjukkan hal yang sama,” katanya.

Sebagai penutup, Harmain meminta agar pemerintah tidak menganggap enteng gerakan masyarakat sipil yang terus menyuarakan keadilan. Menurutnya, suara rakyat tidak boleh dibungkam hanya karena dianggap mengganggu stabilitas.

“Kami hanya ingin dana desa benar-benar sampai ke masyarakat, bukan berhenti di meja elite desa. Kami tidak mengarahkan tudingan, tapi kami meminta ketegasan dan tanggung jawab dari semua pihak,” Tutup Harmain.

(Opal)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru