Imigrasi Tetapkan “Beranda Imigrasi” sebagai Nama Tunggal 254 Unit Layanan di Luar Kantor Imigrasi

- Wartawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko. Kamis, (29/10/26). Dok. Istimewa.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko. Kamis, (29/10/26). Dok. Istimewa.

JAKARTA, HabarIndonesia.id – Direktorat Jenderal Imigrasi menetapkan “Beranda Imigrasi” sebagai nama tunggal bagi seluruh titik pelayanan keimigrasian di luar gedung Kantor Imigrasi.

Kebijakan ini mencakup 254 unit layanan yang tersebar di seluruh Indonesia dan bertujuan memudahkan masyarakat mengenali serta mengakses layanan keimigrasian di berbagai ruang publik.

Sebanyak 254 titik layanan tersebut terdiri atas 156 Mal Pelayanan Publik (MPP), 33 Unit Layanan Paspor (ULP), 20 Immigration Lounge, 16 Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP)/Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA), 15 Unit Kerja Kantor Imigrasi (UKK), 13 Ultima I’m SeZ, dan satu Immigration Corner. Seluruh unit tersebut kini menggunakan nama “Beranda Imigrasi”.

Penyeragaman nama ini juga berdampak pada pencantuman lokasi layanan keimigrasian di Google Maps dan aplikasi M-Paspor. Masyarakat dapat mencari lokasi pelayanan di luar Kantor Imigrasi dengan menggunakan format kata kunci “Beranda Imigrasi” diikuti nama wilayah atau lokasi yang dituju.

Sebagai contoh, lokasi yang sebelumnya bernama “Immigration Lounge Senayan City Mall” kini menggunakan nama “Beranda Imigrasi Senayan City Mall”.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menjelaskan bahwa kebijakan ini dilatarbelakangi keinginan untuk mengurangi kebingungan masyarakat akibat beragamnya istilah dan singkatan yang digunakan untuk menyebut unit pelayanan keimigrasian di luar kantor.

“Selama ini masyarakat mungkin familiar dengan istilah ULP, UKK, atau Immigration Lounge. Dengan menghadirkan nama tunggal Beranda Imigrasi, kami ingin masyarakat dari berbagai kalangan dapat langsung mengenali tempat pelayanan imigrasi dengan mudah di mana pun mereka berada,” ujar Hendarsam.

Ia menambahkan, pemilihan nama “Beranda Imigrasi” memiliki filosofi tersendiri. Beranda dimaknai sebagai titik temu terdepan di sebuah rumah sebelum seseorang melangkah menuju tempat yang baru.

Filosofi tersebut mencerminkan kehangatan, keramahan, dan keterbukaan Imigrasi Indonesia dalam melayani serta mendampingi masyarakat pada awal perjalanan mereka.

Menurut Hendarsam, konsep Beranda Imigrasi dirancang untuk menghadirkan layanan yang ramah dan bersahabat, sekaligus mengikis kesan kaku birokrasi tanpa mengabaikan ketertiban administrasi dan profesionalisme.

“Gagasan utamanya adalah menghadirkan area layanan berkonsep ramah dan bersahabat yang mengikis kesan kaku birokrasi, namun tetap menjunjung tinggi ketertiban administratif dan profesionalisme. Kami ingin masyarakat merasa dekat, nyaman, dan terlayani dengan cepat setiap kali berkunjung ke Beranda Imigrasi,” lanjutnya.

Keberadaan Beranda Imigrasi yang terintegrasi dengan berbagai pusat aktivitas masyarakat, seperti pusat perbelanjaan, kampus, dan kawasan terpadu, menjadi salah satu upaya Imigrasi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan lokasi yang lebih mudah dijangkau, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan keimigrasian secara lebih praktis.

Hendarsam menegaskan, melalui semangat pelayanan yang dekat, hangat, dan ramah, Beranda Imigrasi diharapkan menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam membantu masyarakat mempersiapkan dokumen perjalanan ke luar negeri.

“Dengan mengusung semangat pelayanan yang dekat, hangat, dan ramah, Beranda Imigrasi siap menjadi sahabat masyarakat dalam mempersiapkan dokumen perjalanan menuju berbagai penjuru dunia,” pungkasnya.

(Agis).

Berita Terkait

Wamen Rusia Sambangi BPOM, Taruna Ikrar Buka Peluang Kolaborasi Farmasi Strategis
Indonesia–India Perkuat Kemitraan Kesehatan, Taruna Ikrar Ungkap Strategi Regulasi Indonesia
KKSK Dorong Transformasi Kesehatan, Taruna Ikrar Bawa BPOM ke Era Pengawasan Berbasis Data
Imigrasi Berganti Nama, Optimalkan Layanan kepada Masyarakat
BPOM Masuk ke Jantung Koperasi Merah Putih, Taruna Ikrar, Keamanan Obat dan Pangan Jadi Fondasi Ekonomi Desa
Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan
Konsinyering RUU Pengaturan Reforma Agraria, Wamen Ossy Harapkan Kebijakan yang Adil dan Mampu Selesaikan Persoalan Agraria
Harlah Ke-81 Kejaksaan RI, Burhanuddin Tekankan Soliditas dan Integritas Insan Adhyaksa

Berita Terbaru