BPN Batalkan Sertifikat Hak Milik: Lahan yang Diklaim Farida Ternyata Aset Negara!

- Wartawan

Selasa, 18 Maret 2025 - 16:00 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halbar–HabarIndonesia. Sengketa kepemilikan tanah di Desa Gufasa, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, berakhir dengan keputusan tegas dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Maluku Utara.

Sertifikat Hak Milik (SHM) yang sebelumnya diterbitkan atas nama Farida KH MA Saifuddin resmi dibatalkan karena dinilai cacat administrasi dan yuridis. Selasa 18/03/25.

Lahan seluas 580 meter persegi yang diklaim oleh Farida ternyata telah lama tercatat sebagai aset negara dalam Kartu Identitas Barang Milik Negara di bawah Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Jailolo, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan.

Kepala KUPP Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim, mengungkapkan bahwa pada tahun 2023 dirinya mengetahui bahwa tanah tersebut telah diterbitkan sertifikat hak milik oleh Kantor Pertanahan Halmahera Barat pada tahun 2022. Menyikapi hal itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan BPN untuk meninjau ulang legalitas sertifikat tersebut.

Setelah melakukan pemeriksaan administrasi dan kajian yuridis, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Maluku Utara menerbitkan Keputusan Nomor: 31/SK-82.MP.02.03/I/2025, yang menyatakan:

  1. Membatalkan Sertifikat Hak Milik Nomor: 00416/DESA GUFASA, yang diterbitkan pada 20 Desember 2022, karena cacat administrasi dan/atau cacat yuridis.
  2. Menyatakan sertifikat tersebut tidak berlaku lagi sebagai tanda bukti hak atas tanah.

“Tidak ada urusan lagi terkait sertifikat hak milik atas nama Ibu Farida karena lahan ini sudah tercatat sebagai aset negara,” tegas Rosihan.

Ia juga mengimbau kepada semua pihak agar tidak lagi berupaya mengurus kepemilikan pribadi atas lahan yang sudah jelas statusnya sebagai milik negara.

Keputusan ini diharapkan menjadi contoh bagi kasus serupa di wilayah lain, guna memastikan aset negara tetap terjaga dan tidak berpindah tangan secara tidak sah.

(Apot)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru