Dibalik Manisnya Takjil, Ada Keringat Ibu Hamida

- Wartawan

Rabu, 5 Maret 2025 - 17:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate-HabarIndonesia. Di tengah hiruk-pikuk Ramadan, para penjual takjil mulai memenuhi sudut-sudut kota, menawarkan berbagai hidangan berbuka puasa. Salah satu di antaranya adalah Ibu Hamida, seorang perempuan tangguh yang menjajakan takjil di Kota Ternate demi menghidupi keluarganya. Rabu 05/03/25.

Ibu Hamida bukanlah penduduk asli Ternate. Ia berasal dari Weda, Halmahera Tengah, namun setelah menikah, ia menetap di kota ini bersama suaminya. Hidup tidak selalu mudah baginya. Sebelum Ramadan, ia bekerja serabutan, mulai dari menjaga anak orang hingga berjualan kecil-kecilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun, saat bulan puasa tiba, ia melihat peluang yang lebih besar dengan menjual takjil. Dengan meja sederhana, ia menyusun aneka gorengan yang dijual tiga buah sepuluh ribu rupiah, serta berbagai jenis es dengan harga lima hingga sepuluh ribu rupiah. Pendapatannya pun tidak menentu. “Kadang bisa dapat Rp600.000, kadang di bawah itu” ujarnya sembari sibuk melayani pembeli.

Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, hasil jualan takjil ini juga menjadi tumpuan bagi keluarganya. Ibu Hamida memiliki dua anak seorang perempuan dan seorang laki-laki. Anaknya yang perempuan sudah menyelesaikan kuliah, sementara anak laki-lakinya hanya tamat SMA dan kini membantu sang ibu berjualan.

Ketika ditanya apakah ia lelah, ia hanya tersenyum. “Kalau bukan kita yang berusaha, siapa lagi ? Hidup harus terus berjalan” katanya sinkat sembari senyum.

Perjuangan Ibu Hamida adalah potret nyata ketangguhan seorang ibu di tengah kerasnya kehidupan. Di balik jajanan takjil yang kita nikmati saat berbuka, ada keringat dan kerja keras yang tidak banyak orang sadari.

Bagi Ibu Hamida Ramadan bukan hanya bulan suci, tetapi juga kesempatan untuk mengais rezeki dengan penuh harapan. Sementara langit senja di Ternate perlahan berubah menjadi gelap, ia masih setia berdiri di lapaknya, memastikan setiap pelanggan mendapat takjil terbaik buatannya.

(Opal)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru