Berita  

Usai Mubes, Pemuda Pancasila Malut Lakukan Penyegaran Struktur dan Siap Gelar Seminar

TERNATE – HabarIndonesia.id – Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Maluku Utara resmi melakukan penyegaran struktur kepengurusan masa bakti 2022–2027. Selasa, 03/03/26.

Langkah ini diambil untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mengejar target kaderisasi yang ditetapkan Majelis Pimpinan Nasional (MPN) di Jakarta.

Sekretaris Wilayah Pemuda Pancasila Maluku Utara, Samar Ishak, dalam keterangannya di Ternate, menyampaikan bahwa dirinya ditunjuk sebagai Sekretaris Wilayah mendampingi Ketua Wilayah Santrani Abusama.

Selain itu, Rafiq Kailul diangkat sebagai Wakil Ketua I, Diani Astuti sebagai Wakil Ketua Bidang Sarana dan Prasarana, serta Andri Sudin sebagai Ketua Bidang Mineral dan Pertambangan.

“Penyegaran ini adalah hal yang normal dalam organisasi. Tujuannya untuk memperkuat struktur serta meningkatkan capaian kaderisasi dan penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang dalam beberapa tahun terakhir dinilai berjalan lambat di Maluku Utara,” ujar Samar.

Lanjutnya, Penyegaran dilakukan oleh MPW Pemuda Pancasila Maluku Utara periode 2022–2027, dengan penunjukan sejumlah pengurus baru di tingkat wilayah.

Menurutnya, Fokus utama adalah penguatan organisasi dan optimalisasi program kerja, termasuk sektor strategis seperti mineral dan pertambangan.

Ia juga mengatakan, Pengukuhan kepengurusan hasil penyegaran dijadwalkan berlangsung pasca Lebaran 2026, bertempat di Royal Resto, Kota Ternate.

Menurut Wakil Ketua I, Rafiq Kailul, keputusan penyegaran kepengurusan merujuk pada hasil Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar di Jakarta.

Dalam satu hingga dua tahun terakhir, organisasi di Maluku Utara dinilai stagnan, baik dalam hal kaderisasi maupun pelaksanaan kegiatan sosial.

“Beberapa kegiatan sosial tidak berjalan maksimal. Karena itu, diperintahkan untuk menjalankan kembali keputusan Mubes dan melakukan penyegaran kepengurusan agar roda organisasi kembali aktif,” jelas Rafiq.

Selain agenda pengukuhan, lanjut Samar PW Pemuda Pancasila Maluku Utara juga akan menggelar seminar lingkungan dengan tema besar “Keseimbangan Alam”.

Ia juga menyampaikan, Seminar ini digagas sebagai respons terhadap maraknya aktivitas pertambangan di Maluku Utara yang menjadi perhatian publik.

Perlu diketahui, kata dia Maluku Utara memiliki ratusan izin usaha pertambangan yang beroperasi. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan.

“Seminar ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk turut mengawal isu lingkungan, terutama terkait aktivitas mining yang berkembang pesat di daerah ini,” tegas Samar.

Melalui penguatan struktur dan agenda strategis tersebut, Samar berharap Pemuda Pancasila Maluku Utara akan datang mampu berkontribusi lebih aktif dalam pembangunan daerah, menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan, serta menjalankan amanat organisasi sesuai garis kebijakan nasional.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *