JAKARTA – HabarIndonesia.id – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, kembali mencuri perhatian publik saat tampil sebagai juri dalam malam puncak Pemilihan Puteri Indonesia 2026 yang digelar pada Jumat, 24 April 2026.
Dalam ajang bergengsi tersebut, Sherly tidak hanya menjalankan peran sebagai juri, tetapi juga aktif memberikan pertanyaan kepada para finalis.
Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah ketika ia memberikan pertanyaan kepada finalis DKI Jakarta 2, Gisela Belicia Alma Thesalonica.
“Selamat malam, bagaimana perasaannya? Selamat ya untuk DKI Jakarta 2 sudah masuk Top 6,” kata Sherly.
Sherly membuka sesi dengan menyampaikan apresiasi atas pencapaian Gisela yang berhasil masuk enam besar.
Ia kemudian melontarkan pertanyaan dalam bahasa Inggris terkait peran perempuan dalam kepemimpinan di era modern.
“Bagaimana seorang pemimpin perempuan dapat membentuk masyarakat yang lebih inklusif dan berdampak besar saat ini?” tanya Sherly di hadapan penonton.
Pertanyaan tersebut langsung mendapat respons meriah dari audiens dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Menjawab pertanyaan tersebut, Gisela menekankan pentingnya kehadiran pemimpin perempuan yang memiliki empati, berorientasi pada solusi, serta mampu membangun kolaborasi.
“Kami membutuhkan pemimpin wanita untuk memimpin dengan empati, berorientasi pada solusi, dan lingkungan kolaboratif,” ujarnya.
Ia juga menyoroti semakin meningkatnya jumlah perempuan yang memegang posisi kepemimpinan di Indonesia, termasuk Sherly Tjoanda Laos di Maluku Utara.
Menurut Gisela, sosok Sherly merupakan contoh nyata pemimpin perempuan yang inspiratif dan patut diapresiasi.
“Misalnya, Ibu Sherly Tjoanda sendiri. Dia pemimpin wanita Indonesia yang sangat luar biasa. Karena itu, saya ingin mengajak perempuan Indonesia untuk tidak takut memimpin,” katanya.
Gisela menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan masa depan bangsa Indonesia.
(Gus)
















