Samurai Geruduk RSUD Labuha, Desak Parkir Berbayar Dihentikan dan Direktur Dievaluasi

- Wartawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa aksi yang tergabung dari Samurai Maluku Utara yang melaksanakan Demonstrasi di depan kantor Bupati. Kamis, (01/10/26). Dok. Ian.

Massa aksi yang tergabung dari Samurai Maluku Utara yang melaksanakan Demonstrasi di depan kantor Bupati. Kamis, (01/10/26). Dok. Ian.

HALSEL, HabarIndonesia.id — Rencana penerapan parkir berbayar di RSUD Labuha menuai penolakan keras. Samurai Maluku Utara menilai kebijakan tersebut salah arah jika pelayanan kesehatan justru dibarengi dengan pungutan kepada masyarakat. Kamis, (01/10/26).

Penolakan tersebut disampaikan dalam aksi demonstrasi yang dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Wahyudi M. Nur. Massa menilai Pemerintah Daerah bersama manajemen RSUD Labuha semestinya lebih dahulu melakukan pembenahan terhadap kualitas pelayanan, fasilitas kesehatan, kebersihan lingkungan, serta pengelolaan limbah rumah sakit, sebelum menerapkan kebijakan parkir berbayar yang dinilai berpotensi menambah beban masyarakat.

“Jangan jadikan rumah sakit sebagai ladang pendapatan dengan membebani masyarakat yang sedang mencari pelayanan kesehatan,” tegas Wahyudi.

Samurai mempertanyakan logika kebijakan tersebut. Pasien dan keluarga pasien datang ke rumah sakit bukan untuk mencari keuntungan, melainkan karena membutuhkan pelayanan kesehatan.

Karena itu, menurut mereka, parkir berbayar berpotensi menambah beban masyarakat, terutama keluarga pasien yang harus berada di rumah sakit dalam waktu lama.

Lanjut Wahyudi, Samurai juga menyoroti sejumlah persoalan fasilitas dan kebersihan RSUD Labuha.

Mereka meminta pemerintah tidak hanya mengejar potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi memastikan hak masyarakat atas pelayanan kesehatan yang layak terpenuhi.

Dalam aksi tersebut, Samurai Maluku Utara menyampaikan lima tuntutan kepada pihak terkait, yakni;

  1. Menghentikan realisasi parkir berbayar di RSUD Labuha.
  2. Mengevaluasi kinerja Direktur RSUD Labuha.
  3. Menambah armada pengangkut sampah untuk meningkatkan kebersihan di lingkungan rumah sakit.
  4. Meningkatkan fasilitas serta kualitas pelayanan RSUD Labuha agar lebih optimal bagi masyarakat.
  5. Memperbanyak tempat pembuangan sampah B3 di lingkungan RSUD Labuha guna mendukung pengelolaan limbah medis yang lebih baik.

Wahyudi menegaskan, apabila pemerintah tetap memaksakan parkir berbayar, publik berhak mempertanyakan dasar hukum, mekanisme pemungutan, besaran tarif, pengelolaan serta penggunaan pendapatan dari kebijakan tersebut.

Ia juga menyampaikan, Samurai meminta pemerintah daerah tidak keliru menempatkan prioritas: rumah sakit harus menjadi tempat pelayanan dan keselamatan masyarakat, bukan ruang untuk memburu pemasukan dari pasien dan keluarga pasien.

(Ian)

Berita Terkait

Ubaid Yakub dan BPJS Ketenagakerjaan Sepakat Perluas Perlindungan Pekerja di Haltim
Wawali Nasri Abubakar Dukung Langkah Strategis IDI Ternate Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan
Resmi Pimpin PMI Haltim, Ricky Chairul Richfat Tegaskan Komitmen Hadir untuk Kemanusiaan
PMI Haltim Resmi Punya Pengurus Baru, Bupati Ubaid Siapkan Kendaraan Donor Darah Mobile di Haltim
Taruna Ikrar Siapkan Peta Jalan Kemandirian Kesehatan Nasional, BPOM Hubungkan Riset, Industri, dan Pasar
Resmi Gedung Jantung Terpad Gubernur Sherly, Pasien Darurat Harus Ditangani Tepat di Malut
Ubaid Yakub, Bantuan Ibu Hamil dan Penguatan Fasilitas Kesehatan Antar Haltim Raih Penghargaan Nasional
Kejari Haltim, Warga Bisa Ikut Operasi Gratis Katarak dan Hernia di Ternate

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:02 WIT

Tunggakan Pajak Kendaraan Menggunung, Samsat Ternate Hapus Denda hingga Beri Voucher BBM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:44 WIT

Menyambung HUT ke-27 Maluku Utara, Samsat Ternate Gelar Relaksasi Pajak Kendaraan

Rabu, 30 September 2026 - 09:56 WIT

PT Siantan Ternate Terapkan Sistem Ganjil-Genap untuk Penyaluran Solar

Senin, 28 September 2026 - 19:54 WIT

Pembinaan Produktif Lapas Ternate, Warga Binaan Bertani, Beternak hingga Hasilkan Pendapatan

Minggu, 27 September 2026 - 01:49 WIT

Tongkang Diduga Milik Warga Bitung Dipersoalkan, Pemdes Laigoma Akui Tak Pegang Dokumen Kepemilikan

Rabu, 23 September 2026 - 22:22 WIT

Pelta Minta Polda Malut Usut Perbedaan Keterangan Kuasa Hukum NHM dan Kapolres Halut

Rabu, 23 September 2026 - 21:18 WIT

Jalani Perawatan, AKP Abdul Haris Serahkan Kasat Binmas Halsel, KBO Ditunjuk sebagai Plt

Selasa, 22 September 2026 - 19:06 WIT

Material Proyek Jalan Jikohai Diduga dari Galian C Tak Berizin, APH Diminta Periksa Semua Pihak

Berita Terbaru