SOFIFI – HabarIndonesia.id – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengawali agenda Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan jamuan makan malam bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta masyarakat, Senin (02/03/26), di Kampung Ramadan Taman Sultan Tidore, Sofifi.
Hasil pengamatan dari HabarIndonesia.id selama kegiatan berlangsung, Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan dan Gerakan Pangan Murah (GPM) Pemprov Malut yang akan dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Sebelum jamuan makan malam bersama gubernur, Wakil Gubernur Sarbin Sehe didampingi Sekretaris Provinsi Samsuddin Abdul Kadir mengikuti buka puasa bersama Forkopimda, pimpinan OPD, dan masyarakat dengan menghadirkan penceramah Ustaz Muhammad Nur.
Safari Ramadan dan GPM ini telah dimulai dari Morotai dan Halmahera Utara sebelum dilaksanakan di Sofifi. Selanjutnya, agenda akan berlanjut ke Halmahera Barat, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Halmahera Tengah, Tidore, Kepulauan Sula, Taliabu, dan akan berakhir di Kota Ternate.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sherly juga meninjau langsung puluhan tenant UMKM yang berpartisipasi di Kampung Ramadan Sofifi.
Berdasarkan hasil survei lapangan, rata-rata pendapatan pedagang mencapai Rp500 ribu hingga Rp900 ribu per hari.
“Saya sudah survei langsung, pendapatan rata-rata UMKM di sini berkisar antara Rp500 hingga Rp900 ribu per hari. Dengan estimasi omzet minimal Rp15 juta sebulan, ini menjadi modal yang sangat baik bagi pelaku usaha dalam menyambut lebaran,” ujar Sherly.
Saat ini, lanjut dia Kampung Ramadan diikuti oleh 30 tenant UMKM. Pemerintah Provinsi Maluku Utara berkomitmen menjadikan pelaksanaan tahun ini sebagai bahan evaluasi guna meningkatkan jumlah partisipan dan fasilitas yang lebih representatif pada tahun mendatang.
Ia juga menyatakan, selain mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat, gubernur juga mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tetap menjaga etos kerja selama Ramadan.
“ kalau boleh jangan banyak timbus (tidur sore menunggu buka). Harus Produktivitas dan tetap terjaga selama bulan Ramadhan,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan kesejahteraan ASN, Guberner Sherly telah mempercepat pencairan gaji Maret yang dibayarkan pada minggu terakhir Februari.
Sementara itu, ia juga mengatakan, tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Januari–Februari dijadwalkan cair pada minggu ini.
Langkah tersebut, menurut Sherly, merupakan kebijakan bersama Wakil Gubernur guna memastikan ASN memiliki kesiapan dana lebih awal dalam memenuhi kebutuhan Ramadan dan Idulfitri.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, ia melakukan pembagian perlengkapan salat berupa mukena, baju koko, dan sarung kepada pengurus masjid, serta penyerahan alat musik rebana kepada kelompok masyarakat.
Bahkan Pemberian rebana kata dia, ini menjadi stimulan menuju Festival Rebana tingkat provinsi yang direncanakan digelar pada April atau Mei mendatang, pasca-Idulfitri.
Melalui Safari Ramadan dan Gerakan Pangan Murah, Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku Utara komitmenya dalam memperkuat silaturahmi, menjaga stabilitas harga pangan, mendorong pertumbuhan UMKM, serta memastikan pelayanan publik tetap optimal selama bulan suci Ramadan.
(Gus)












