Berita  

Marliza Marsaoly, Ibu-Ibu PKK Kota Ternate Didorong Jadi Motor Penggerak Budaya Membaca

TERNATE – HabarIndonesia.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Ternate, Marliza Marsaoly, menegaskan bahwa kader PKK memiliki peran sentral sebagai penggerak utama program literasi di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Marliza usai menghadiri kegiatan penyambutan Ketua TP-PKK se-Maluku Utara, Rapat Konsultasi PKK, serta Pengukuhan Bunda Literasi Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Maluku Utara yang digelar di Gamalama Ballroom Bella Hotel, Kota Ternate, Senin (11/5/2026) dini hari.

Menurut Marliza, keberhasilan program Bunda Literasi sangat bergantung pada keterlibatan aktif ibu-ibu PKK yang langsung bersentuhan dengan masyarakat di lapangan.

“Karena harus diingat, tugas Bunda Literasi penggeraknya adalah ibu-ibu PKK di lapangan,” ujar Marliza.

Ia menjelaskan, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait juga harus mengambil peran penting dalam mendukung pelaksanaan program literasi.

Dukungan tersebut mencakup sinkronisasi program kerja, pengembangan taman bacaan masyarakat, serta optimalisasi perpustakaan yang telah tersedia.

“OPD terkait juga harus berperan penting. Kita harus melihat program kerja, taman baca masyarakat, dan perpustakaan yang sudah ada,” tegasnya.

Marliza menambahkan, TP-PKK Kota Ternate akan terus menjalin koordinasi dengan instansi terkait agar program literasi yang dijalankan dapat berlangsung secara efektif dan berkelanjutan.

“Kita tetap berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait agar program literasi yang digerakkan oleh ibu-ibu PKK Kota Ternate berjalan dengan baik,” katanya.

Selain itu, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap wilayah kelurahan yang masih memiliki kelemahan dalam pelaksanaan program literasi.

TP-PKK, kata Marliza, siap turun langsung ke lapangan untuk memperkuat upaya peningkatan minat baca masyarakat.

“Program-program Bunda Literasi yang masih menjadi kekurangan di kelurahan akan kita perbaiki dengan turun langsung hingga ke tingkat kelurahan untuk menumbuhkan minat baca,” jelasnya.

Ia juga menilai minat baca masyarakat Kota Ternate cukup tinggi. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya komunitas baca yang tumbuh dan aktif di berbagai wilayah.

“Minat baca masyarakat Kota Ternate sangat aktif. Komunitas-komunitas baca juga sudah banyak, tinggal kita lanjutkan dengan program PKK untuk mendorong minat baca yang produktif,” pungkas Marliza.

(Agis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *